PADANG — Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengumumkan pemerintah sepakat menaikkan harga eceran tertinggi (HET) Minyakita dalam waktu dekat. Keputusan ini diambil dalam rapat koordinasi tingkat menteri bidang pangan di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis. HET baru ditargetkan rampung dalam satu hingga dua pekan ke depan.
Budi Santoso menyatakan keputusan menaikkan HET Minyakita didorong oleh kenaikan harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang sempat melonjak. Selain itu, harga tandan buah segar (TBS) yang sempat turun juga menjadi pertimbangan.
"Jadi kita akan melihat harganya stabil ya, setelah itu baru ditetapkan berapa angka untuk kenaikan harga eceran tertinggi untuk Minyakita," ujar Budi usai rapat.
Saat ini HET Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Angka ini sudah berlaku lebih dari tiga tahun atau sejak 2024. Penyesuaian harga murni didorong oleh faktor kenaikan harga bahan baku CPO dan biaya produksi yang mempengaruhi perhitungan keekonomian produk minyak goreng rakyat tersebut.
Budi menambahkan, penetapan harga terbaru masih akan dibahas lebih lanjut antar kementerian dan lembaga. "Hari ini kita menyepakati akan menaikkan harga eceran tertinggi untuk Minyakita," katanya.
Kenaikan HET Minyakita dipastikan akan berdampak pada harga minyak goreng rakyat di pasaran, termasuk di Sumatera Barat. Minyakita selama ini menjadi andalan warga berpenghasilan rendah karena harganya lebih terjangkau dibanding minyak goreng kemasan premium. Jika HET naik, harga di tingkat pedagang dan warung berpotensi ikut terdongkrak.
Pemerintah menyebut kenaikan ini tidak bisa dihindari karena biaya produksi terus meningkat. Namun, hingga saat ini belum ada angka pasti berapa besar kenaikan yang akan diterapkan.
Budi menargetkan HET Minyakita yang baru dapat ditetapkan dalam waktu satu hingga dua minggu ke depan. Setelah angka resmi ditetapkan, pemerintah akan mengumumkannya secara resmi ke publik. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak melakukan panic buying karena stok minyak goreng rakyat dipastikan aman.