PADANG PARIAMAN — Dari total 376 peserta, sebanyak 244 santri mengikuti prosesi Khatam Al-Qur’an, sementara 132 santri lainnya menjalani Wisuda Iqra’. Acara yang digelar di Sport Hall Center Padang Pariaman pada Sabtu (30/5/2026) ini berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pemerintah daerah, Kementerian Agama, tokoh masyarakat, para guru mengaji, serta orang tua peserta.
Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, menyampaikan apresiasi atas tingginya semangat masyarakat dalam mendukung pembinaan generasi Qur’ani. Menurutnya, kegiatan khatam dan wisuda Al-Qur’an merupakan agenda penting yang harus terus dipertahankan sebagai bagian dari syiar Islam di daerah.
“Alhamdulillah, hari ini sebanyak 376 wisudawan dan wisudawati mengikuti khatam Al-Qur’an dan wisuda Iqra’. Ini kegiatan yang luar biasa dan harus terus kita dukung bersama,” ujar Rahmat Hidayat dalam sambutannya.
Rahmat menegaskan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman akan terus bersinergi dengan Kementerian Agama dalam mengembangkan berbagai program keagamaan. Mulai dari Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) hingga penguatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan Taman Pendidikan Seni Al-Qur’an (TPSQ) di seluruh kecamatan.
Komitmen ini sekaligus menjawab tantangan literasi Al-Qur’an di kalangan anak-anak. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Pariaman, Syafrizal, menegaskan pihaknya akan terus mendorong pelaksanaan wisuda tahfiz, khatam Al-Qur’an, dan wisuda Iqra’ di seluruh wilayah Padang Pariaman.
“Kami ingin memastikan anak-anak kita tidak buta huruf Al-Qur’an. Ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk melahirkan generasi yang religius, berakhlak mulia, dan mencintai Al-Qur’an,” katanya.
Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang syiar, tetapi juga bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat. Kehadiran Kabag Kesra, para guru mengaji, serta orang tua peserta menambah semarak acara yang digelar di Sport Hall Center Padang Pariaman tersebut.
Dengan dukungan penuh dari Pemkab Padang Pariaman dan Kemenag, kegiatan serupa diharapkan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak kecamatan. Hal ini sejalan dengan visi daerah untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam fondasi keagamaan.