Kebakaran di Kampung Jao Padang Hanguskan 34 Bangunan, 38 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Penulis: Topan Lubis  •  Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:20:01 WIB
Kebakaran di Kampung Jao Padang menghanguskan 34 bangunan dan membuat 38 warga kehilangan tempat tinggal.

PADANG — Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mencatat sedikitnya 34 bangunan terdampak dalam kebakaran yang terjadi di Kampung Jao Dalam, Kelurahan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Jumat (12/6/2026). Api menghanguskan dua unit rumah tinggal, 32 petak rumah kontrakan, dan merambat ke sebuah gudang penyimpanan suku cadang sepeda motor.

Kepala Bidang Operasi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, menyebutkan laporan pertama diterima pukul 16.32 WIB. “Begitu laporan masuk, petugas langsung bergerak cepat. Unit pertama tiba di lokasi sekitar pukul 16.40 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman,” ujarnya.

Akses Sempit dan Kerumunan Warga Hambat Pemadaman

Proses pemadaman berlangsung tidak mudah. Lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman yang sangat padat dengan akses jalan sempit. Situasi diperparah oleh banyaknya warga yang berkerumun di sekitar titik api yang berada di area Pasar Raya Padang.

“Situasinya cukup sulit karena akses terbatas dan keramaian warga di sekitar lokasi,” jelas Rinaldi. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 17.49 WIB setelah 10 unit armada dan sekitar 100 personel dikerahkan.

Kerugian Capai Rp1,2 Miliar, 38 Jiwa Mengungsi

Kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi bernama Agha Bernarco (36) yang melihat api sudah membesar dari salah satu petak rumah. Ia segera menghubungi petugas damkar. Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 1.000 meter persegi.

Bangunan yang mengalami kerusakan berat meliputi rumah milik Nasrul (61) dan Noza Elvita (37) beserta puluhan unit kontrakan. Sementara itu, gudang sparepart motor milik Helmi Yulfina (53) dilaporkan mengalami kerusakan ringan. “Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp1,2 miliar,” tambah Rinaldi.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Proses pemadaman melibatkan unsur TNI/Polri, Satgas, PLN, dan PMI Kota Padang. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian untuk memastikan penyebab pasti munculnya api.

Sebanyak 38 warga yang kehilangan tempat tinggal telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Pemerintah Kota Padang bersama instansi terkait masih mendata kebutuhan darurat para korban.

Reporter: Topan Lubis
Sumber: fajarharapan.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top