Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman Hadiri Khatam Al Quran dan Wisuda Iqra' MDTA Nurul Iman di Kelurahan Ibuh

Penulis: Bastian Sihombing  •  Selasa, 23 Juni 2026 | 11:41:31 WIB
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menghadiri khatam Al Quran dan wisuda iqra' di MDTA Nurul Iman, Kelurahan Ibuh.

PAYAKUMBUH — Sebanyak 29 peserta mengikuti kegiatan khatam Al Quran dan wisuda iqra' di MDTA Nurul Iman, Kelurahan Ibuh. Perinciannya, 21 peserta khatam—terdiri dari tujuh laki-laki dan 14 perempuan—serta delapan peserta wisuda iqra'. Acara yang berlangsung Senin (22/06/2026) itu dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman.

Dalam sambutannya, Elzadaswarman menyebut khatam Al Quran bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal bagi anak-anak untuk terus memperdalam pemahaman agama. "Ini adalah awal bagaimana ke depan anak-anak kita bisa lebih mendalami Al Quran dan menjadi pribadi yang lebih baik," katanya.

Pendidikan Agama Sebagai Benteng Pengaruh Negatif

Elzadaswarman mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat menjadi tantangan serius bagi pembinaan moral generasi muda. Ia mencontohkan sejumlah fenomena sosial yang menunjukkan menurunnya penghormatan terhadap orang tua dan lemahnya kontrol diri pada sebagian anak muda. "Dengan cepatnya perkembangan teknologi, kita harus membentengi anak-anak kita dengan pendidikan agama," ujarnya.

Menurut dia, berbagai kasus yang terjadi belakangan ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih serius memperhatikan pendidikan moral anak sejak dini. Pendidikan berbasis agama dinilai mampu membentuk lingkungan sosial yang lebih harmonis dan mengurangi pengaruh negatif pergaulan.

Tanggung Jawab Bersama Semua Elemen

Wakil wali kota menegaskan bahwa pembinaan generasi muda bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama. "Ini adalah tanggung jawab kita bersama, tidak hanya pemerintah, tapi juga orang tua, niniak mamak, guru, dan seluruh elemen masyarakat," katanya. Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersinergi menjaga dan membimbing generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman dan berakhlak mulia.

Elzadaswarman juga berpesan kepada para peserta khatam agar tidak berhenti belajar Al Quran setelah menyelesaikan pendidikan di MDTA. "Jangan berhenti sampai di sini belajar Al Quran, terus tingkatkan dan perkuat pemahaman agar menjadi pemimpin yang berhati mulia di masa yang akan datang," pesannya.

Apresiasi Pemkot untuk Program Keagamaan

Pemerintah Kota Payakumbuh, menurut Elzadaswarman, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini karena sejalan dengan program pembinaan generasi muda yang berkarakter. Ia menambahkan, pendidikan agama memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. Peran orang tua dinilai strategis dalam menyiapkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia.

Sementara itu, Pengurus MDTA Masjid Nurul Iman Delna Fitri menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda Payakumbuh yang tidak hanya mampu membaca Al Quran, tetapi juga memahami dan mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

Reporter: Bastian Sihombing
Sumber: semangatnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top