Pemprov Sumbar Manfaatkan Festival Kuliner Satu Abad Jam Gadang untuk Dorong Ekonomi UMKM di Bukittinggi

Penulis: Binsar Gultom  •  Selasa, 23 Juni 2026 | 19:32:01 WIB
Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy membuka Festival Kuliner Tradisional di Bukittinggi sebagai bagian dari perayaan satu abad Jam Gadang.

BUKITTINGGI — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memanfaatkan momentum perayaan satu abad Jam Gadang untuk menggenjot promosi budaya dan pariwisata sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat melalui Festival Kuliner Tradisional di Kota Bukittinggi, Minggu (21/6/2026).

Kuliner Tradisional sebagai Aset Strategis Daerah

Wakil Gubernur Sumatra Barat, Vasko Ruseimy, menegaskan bahwa kuliner tradisional bukan hanya soal cita rasa, tetapi juga identitas budaya yang memiliki daya dorong ekonomi. Menurutnya, sektor ini mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Peringatan 100 tahun Jam Gadang bukan sekadar mengenang sejarah bangunan ikonik, melainkan merayakan kekayaan budaya yang hidup di tengah masyarakat. Kuliner tradisional Minangkabau adalah kebanggaan bersama yang harus terus dilestarikan,” ujar Vasko dalam sambutannya.

Warisan Kuliner yang Diperkenalkan ke Generasi Muda

Vasko menyebut sejumlah warisan kuliner khas Minangkabau seperti rendang, sate Padang, lamang tapai, hingga galamai memiliki nilai filosofis yang tinggi. Ia berharap festival ini menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan tersebut kepada generasi muda.

Pemerintah berkomitmen mendukung keberlangsungan sektor ini melalui pendampingan kualitas produk, sertifikasi, hingga digitalisasi pemasaran bagi pelaku UMKM. Vasko menekankan bahwa pemerintah tengah membangun ekosistem yang terintegrasi antara budaya, pariwisata, dan sektor usaha kecil.

Ekosistem Terintegrasi untuk Dampak Ekonomi Langsung

“Yang kita bangun bukan hanya festival, tetapi sebuah ekosistem. Ketika budaya, pariwisata, dan UMKM bergerak bersama, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh ekonomi masyarakat,” tambah Vasko.

Dengan keterpaduan tersebut, manfaat ekonomi diharapkan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat luas. Festival ini juga menjadi ruang interaksi hangat antara pemerintah dan warga. Vasko bersama sang istri, Ny. Dianita Maulin Vasko, turut memeriahkan panggung utama dengan bernyanyi, yang disambut antusias oleh para pengunjung.

Harapan ke Depan: Jadi Pemantik Sinergi Berkelanjutan

Ke depan, Pemprov Sumbar berharap momentum satu abad Jam Gadang menjadi pemantik sinergi pembangunan berkelanjutan. Vasko optimistis kolaborasi seluruh pihak akan memperkuat posisi Sumatra Barat sebagai destinasi wisata kuliner unggulan di tingkat nasional.

Reporter: Binsar Gultom
Sumber: kabarsumbar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top