PARIK MALINTANG — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman tidak hanya menggelar olahraga rutin dalam 100 Festival. Kegiatan di Kampung Nelayan Merah Putih Ketaping itu juga menghadirkan layanan kesehatan reproduksi dan pencegahan penyakit degeneratif dari Dinas Kesehatan setempat, serta bazar produk unggulan UMKM yang diikuti puluhan pelaku usaha lokal.
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menjelaskan bahwa senam sehat yang diinisiasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan TP-PKK itu menjadi ruang publik produktif bagi masyarakat. "Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Program Padang Pariaman 100 Festival. Selain untuk menjaga kebugaran, di sini juga ada bazar UMKM yang diharapkan dapat membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat serta menjadi sarana mempererat silaturahmi," ujarnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman turun langsung memberikan edukasi dan layanan cek kesehatan gratis kepada peserta. Fokusnya pada kesehatan reproduksi wanita dan deteksi dini penyakit degeneratif seperti diabetes dan hipertensi. Langkah ini dinilai strategis karena kegiatan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan usia.
Ketua DWP Kabupaten Padang Pariaman Ny. Renny Hendra Aswara menyebut keberhasilan acara tidak lepas dari sinergi panitia dan sponsor. "Alhamdulillah, kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar dan meriah berkat dukungan panitia, sponsor, serta sinergi semua pihak. Semoga kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memberi dampak positif bagi UMKM masyarakat," katanya.
Bazar UMKM yang digelar bersamaan dengan senam massal menjadi daya tarik tersendiri. Pelaku usaha lokal mempromosikan dan memasarkan produk unggulan daerah secara langsung kepada warga yang hadir. Pemerintah daerah berharap model integrasi antara olahraga, kesehatan, dan ekonomi ini bisa terus diadopsi dalam agenda-agenda daerah berikutnya.
Kegiatan yang mengusung tema "Life Style Wanita Masa Kini, Gerak Aktif, Sehat Reproduksi dan Bebas Penyakit Degeneratif" itu menjadi bukti bahwa acara pemerintah daerah tidak harus monoton. Dengan satu lokasi, warga bisa berolahraga, memeriksa kesehatan, dan berbelanja produk lokal dalam waktu yang bersamaan.