Progres Perbaikan Jalan Pascabencana di Lembah Anai Capai 73 Persen, Target Rampung Juli 2026

Penulis: Binsar Gultom  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 02:28:01 WIB
Kendaraan melintas normal di ruas jalan Lembah Anai yang sedang diperbaiki pascabencana.

TANAH DATAR — Kendaraan mulai melintas normal di ruas jalan kawasan Lembah Anai yang tengah dalam tahap perbaikan pascabencana. PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) selaku kontraktor pelaksana menyebutkan progres penanganan sudah mencapai 73 persen.

Proyek perbaikan ini ditargetkan rampung pada Juli 2026. Sejak beberapa waktu terakhir, akses jalan yang sempat terganggu akibat bencana November 2025 itu sudah dibuka penuh selama 24 jam bagi kendaraan umum maupun pribadi.

Akses 24 Jam Sudah Beroperasi

Pembukaan jalan penuh selama 24 jam menjadi kabar baik bagi warga dan pengguna jalur Padang–Bukittinggi. Sebelumnya, akses di titik terdampak bencana hanya bisa dilalui secara terbatas atau buka-tutup.

Pantauan di lokasi pada Kamis (25/6/2026), kendaraan melintas dengan lancar di jalan yang masih dalam tahap penyelesaian akhir. Sejumlah alat berat dan pekerja masih terlihat di beberapa titik untuk merampungkan sisa pekerjaan.

Bencana November 2025 Jadi Titik Awal

Bencana yang melanda Lembah Anai pada November 2025 lalu menyebabkan kerusakan parah di ruas jalan nasional tersebut. Longsor dan material banjir bandang menutupi badan jalan, mengganggu arus distribusi dan mobilitas warga antar kabupaten/kota.

Pemerintah kemudian menugaskan PT Hutama Karya Infrastruktur untuk menangani pemulihan infrastruktur di kawasan itu. Progres pengerjaan terus dikejar agar akses bisa kembali normal secepatnya.

Target Juli 2026: Selesai Total

Dengan progres yang sudah mencapai 73 persen, pihak kontraktor optimistis target penyelesaian pada Juli 2026 bisa tercapai. Sisa pekerjaan meliputi perkuatan tebing, perbaikan drainase, dan pengaspalan akhir di beberapa segmen.

Masyarakat diimbau tetap berhati-hati saat melintas di kawasan Lembah Anai, terutama saat cuaca ekstrem, mengingat kondisi kontur tanah yang masih rawan longsor pascabencana.

Reporter: Binsar Gultom
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top