PADANG PARIAMAN — Tim survei topografi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI telah melakukan peninjauan langsung ke lima lokasi calon Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Padang Pariaman pada 17–18 Juni 2026. Langkah ini menjadi tahapan awal setelah Bupati John Kenedy Azis menyampaikan proposal pengembangan kawasan pesisir ke pemerintah pusat.
Bupati John Kenedy Azis menegaskan bahwa program ini tidak sekadar membangun infrastruktur fisik. Menurutnya, Kampung Nelayan Merah Putih dirancang sebagai instrumen penguatan ekonomi masyarakat, pengembangan sektor perikanan, sekaligus pembukaan destinasi wisata baru.
“Keberhasilan Kampung Nelayan Merah Putih di Katapiang memberikan harapan besar bagi masyarakat pesisir lainnya. Kita ingin kawasan-kawasan nelayan di Padang Pariaman berkembang, maju, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar JKA, sapaan akrab bupati.
Kelima lokasi yang telah ditinjau tim KKP tersebar di tiga kecamatan pesisir. Berikut daftar lengkapnya:
Seluruh nagari tersebut berada di kawasan pesisir barat Sumatera yang memiliki potensi perikanan tangkap dan budidaya. Dengan garis pantai yang panjang, Padang Pariaman dinilai memiliki peluang besar menjadi daerah pesisir yang mandiri melalui pengembangan kampung nelayan terpadu.
Pemerintah daerah menargetkan setiap kampung nelayan yang terbangun mampu menjadi pusat aktivitas masyarakat pesisir, mulai dari tempat pelelangan ikan, sentra UMKM olahan hasil laut, hingga spot wisata bahari. Keberadaan sarana dan prasarana yang tertata diharapkan membuka peluang usaha baru bagi warga sekitar.
“Jika terealisasi, tentu akan menjadi peluang besar bagi kemajuan kawasan pesisir dan kesejahteraan masyarakat nelayan kita,” tambah John Kenedy Azis.
Kabupaten Padang Pariaman sendiri sebelumnya telah sukses mengembangkan Kampung Nelayan Merah Putih di Nagari Katapiang. Kawasan tersebut kini menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi sekaligus pusat aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Model pengembangan di Katapiang akan dijadikan acuan bagi kelima lokasi baru yang diusulkan.
Setelah tim survei topografi KKP menyelesaikan peninjauan lapangan, langkah selanjutnya adalah evaluasi teknis dan kajian kelayakan oleh kementerian. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap dukungan penuh dari masyarakat agar usulan ini bisa masuk dalam program prioritas nasional tahun anggaran 2026.
Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung proses pengusulan ini. “Kita berdoa dan memohon dukungan seluruh dunsanak Padang Pariaman agar lima usulan Kampung Nelayan Merah Putih ini dapat terwujud,” pungkasnya.