PADANG — Rektor UNP Krismadinata mengatakan tema tersebut merupakan konsep kolaborasi strategis yang menggabungkan potensi, keahlian, dan sumber daya civitas akademika untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi UNP menjadi universitas bermartabat dan bereputasi internasional.
Logo Dies Natalis ke-72 mengusung penyederhanaan bentuk yang terinspirasi dari tiga elemen utama. Pertama, Marawa sebagai simbol identitas dan kearifan lokal Minangkabau. Kedua, UNP sebagai representasi world class university. Ketiga, Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai wujud komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.
Ketiga elemen itu dirangkai dalam empat warna: hitam melambangkan ketangguhan atau tahan uji, merah simbol keberanian dan pantang menyerah, kuning merepresentasikan harapan dan pembaruan, serta biru melambangkan keberlanjutan.
Dalam pidato wisudanya, Krismadinata mengingatkan para lulusan agar menjadikan kelulusan sebagai awal pengabdian, bukan sekadar akhir masa studi. "Kami berharap saudara tidak berhenti pada gelar. Kami berharap saudara tumbuh menjadi insan pembelajar, pemimpin masa depan, inovator yang membumi, dan penggerak perubahan yang tidak tercerabut dari nilai-nilai kemanusiaan," ujarnya.
Semangat itu sejalan dengan arah pengembangan UNP yang terus memperkuat reputasi akademik di tingkat internasional tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal dan keberlanjutan.
Krismadinata juga menyampaikan sejumlah capaian internasional. UNP berhasil masuk kelompok Top 1401+ QS World University Rankings atau peringkat ke-17 nasional. Lebih impresif lagi, UNP berada pada kelompok 601–800 dunia dalam THE Impact Rankings setelah mengalami lonjakan lebih dari 700 peringkat.
Pada indikator spesifik, UNP menempati peringkat ke-34 dunia untuk Quality Education (SDG 4), peringkat 201–300 dunia untuk No Poverty (SDG 1), serta peringkat 601–800 dunia pada indikator Decent Work and Economic Growth (SDG 8) dan Partnerships for the Goals (SDG 17).
Rektor juga menyoroti prestasi alumni Program Studi Desain Komunikasi Visual FBS UNP, Fajar Novario, yang menjadi pemenang desain logo HUT ke-81 Republik Indonesia. "Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kualitas lulusan UNP mampu bersaing, berinovasi, dan dipercaya pada tingkat nasional," katanya.
Konsep logo Dies Natalis ke-72 digagas oleh Rektor UNP Krismadinata, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis sekaligus Ketua Dies Natalis ke-72 Perengki Susanto, serta Kepala Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis Haris Satria. Visual logo dirancang oleh Aguswandi dan Dian Melsa sebagai tim kreatif.
Di akhir pidatonya, Krismadinata mengajak alumni dan masyarakat melanjutkan semangat gotong royong melalui program Wakaf Uang Beasiswa UNP. Program ini bertujuan membantu mahasiswa yang menghadapi keterbatasan biaya pendidikan.