SIMPANG EMPAT — Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP & Damkar) Pasaman Barat tidak hanya menyiagakan personel di posko. Mereka kini rutin turun ke lapangan untuk mengedukasi warga sebelum api sempat berkobar.
"Prinsip kami adalah mencegah itu jauh lebih baik daripada sekadar memadamkan," kata Kepala Satpol PP dan Damkar Pasaman Barat, Handoko, di Simpang Empat, Rabu.
Edukasi menyasar berbagai titik rawan. Tim pemadam memberikan materi dan simulasi pemadaman api permulaan di kawasan permukiman, pertokoan, sekolah, kantor pemerintahan nagari, fasilitas kesehatan, hingga perusahaan perkebunan dan pabrik kelapa sawit.
"Kita memberikan edukasi berupa sosialisasi pencegahan dini bahaya kebakaran dan pelaksanaan simulasi pemadaman kebakaran api permulaan agar warga benar-benar paham cara penanganan awal," ujar Handoko.
Handoko menekankan bahwa kebakaran kerap dipicu oleh hal-hal kecil yang luput dari perhatian. Ia mengimbau warga untuk mulai peduli dengan lingkungan sekitar.
Berdasarkan data yang dihimpun Damkar Pasaman Barat, berikut rincian objek kebakaran sepanjang Januari hingga Juni 2026:
Dengan angka yang masih cukup tinggi, Satpol PP dan Damkar Pasaman Barat berkomitmen melanjutkan program sosialisasi secara berkelanjutan. "Tim kami tidak hanya siaga di posko, tapi juga rutin turun langsung ke lapangan," tegas Handoko.