PADANG — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merampungkan pengerukan Muara Batang Kuranji sepanjang 550 meter di Kota Padang, Sumatera Barat. Pengerukan yang dikerjakan Balai Wilayah Sungai (BWS) V Padang ini bertujuan memperkuat pengendalian banjir dan memulihkan fungsi sungai pascabencana. Proyek ini menggunakan dana operasi dan pemeliharaan tahun 2026 sebesar Rp 2,7 miliar.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan penanganan sungai pascabencana harus dimulai dari bagian muara. Menurutnya, langkah ini penting untuk memastikan aliran air lancar dari hulu hingga hilir serta meminimalkan risiko genangan.
"Perbaikan jalan akan sia-sia jika drainase tersumbat dan muara mengalami pendangkalan yang memicu banjir rob atau genangan saat hujan. Kalau muaranya terbuka lebar dan air mengalir deras, sedimen akan terbuang ke laut sehingga kapasitas aliran tetap terjaga," kata Menteri Dody dalam keterangan tertulis, Sabtu, 4 Juli 2026.
Pengerukan ini tidak hanya memperlancar aliran sungai menuju laut saat debit air meningkat akibat hujan deras. Pekerjaan ini juga menjaga fungsi pintu air irigasi bagi kebutuhan masyarakat sekitar serta mencegah backwater atau aliran balik air ketika terjadi pasang laut.
Dengan pengerukan, kapasitas aliran sungai kini meningkat. Air dapat mengalir lebih lancar menuju laut sehingga risiko genangan di Kota Padang diharapkan berkurang signifikan.
Pengerukan Muara Batang Kuranji merupakan bagian dari strategi besar pemerintah. Hingga Juni 2026, sebanyak tujuh dari 38 muara terdampak pascabencana di Sumatera telah selesai ditangani. Empat muara lainnya masih dalam proses pengerjaan dengan target rampung Oktober 2027.
Untuk mempercepat pemulihan, pemerintah telah membentuk Satuan Tugas Kuala. Langkah ini khusus ditujukan untuk mempercepat penanganan muara di wilayah terdampak bencana, terutama di Pulau Sumatera.
Seluruh pengerjaan pengerukan Muara Batang Kuranji dilakukan secara swakelola. Anggaran Rp 2,7 miliar dialokasikan dari dana operasi dan pemeliharaan tahun 2026 Kementerian PU. Skema ini dipilih untuk memastikan proses pengerjaan lebih cepat dan tepat sasaran.