SUMATERA BARAT — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan total pendaftar war ticket pada hari pertama mencapai 128.331 orang. Angka itu terhitung sejak pendaftaran dibuka pukul 10.00 WIB hingga penutupan pada hari yang sama.
"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa. Pada hari pertama kemarin tercatat 128.331 masyarakat mengikuti war ticket, yang tersebar di 36 provinsi, bahkan ada peserta dari mancanegara," ujar Prasetyo dalam keterangan resminya, Kamis (6/8).
Pendaftar tidak hanya berasal dari dalam negeri. Istana mencatat ada warga negara asing yang ikut serta dari 14 negara, antara lain Amerika Serikat, Australia, Rusia, Jerman, Britania Raya, Turki, Prancis, Arab Saudi, Belanda, Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, Singapura, dan Malaysia.
Jumlah peminat yang besar ini berbanding terbalik dengan kapasitas kursi yang tersedia. Wakil Mensesneg Juri Ardiantoro menyebutkan undangan yang disiapkan pemerintah untuk masyarakat sekitar 8.100 orang.
"Akan dihadiri oleh setidaknya 8.100 orang sebagai simbol peringatan HUT ke-81 RI," kata Juri dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (31/7).
Bagi warga yang belum berhasil mendapatkan undangan pada hari pertama, pemerintah masih membuka pendaftaran selama dua hari ke depan. War ticket bisa diakses kembali mulai Kamis (6/8) dan Jumat (7/8) melalui situs resmi Pandang Istana di https://pandang.istanapresiden.go.id.
"Kami mohon maaf kepada masyarakat yang kemarin belum mendapatkan kesempatan memperoleh undangan. Hari ini (6/8) jam 10.00 WIB akan kembali dibuka war ticket. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir," ujar Prasetyo.
Calon pendaftar perlu menyiapkan sejumlah dokumen sebelum registrasi. Beberapa data yang wajib dilengkapi meliputi Kartu Tanda Penduduk (KTP/KIA), alamat email aktif, nomor telepon yang masih berfungsi, serta swafoto formal terbaru sambil memegang identitas diri.
Selain upacara bendera di Istana Merdeka, pemerintah juga menggelar pesta rakyat di Monumen Nasional (Monas) pada hari yang sama. Beragam kegiatan telah disiapkan, mulai dari panggung hiburan rakyat, perlombaan tradisional khas 17-an, booth UMKM lokal, hingga penyediaan 500 ribu porsi makanan gratis.