Slot M.2 Kedua di Motherboard Kelas Menengah Bisa Menjegal Performa SSD NVMe, Ini Biang Keroknya

Penulis: Binsar Gultom  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:18:01 WIB
Slot M.2 kedua pada motherboard kelas menengah hanya mendukung PCIe 3.0, membatasi performa SSD NVMe.

SUMATERA BARAT — Perakitan PC dalam empat tahun terakhir memang membuka akses ke kecepatan baca-tulis tinggi untuk dua atau tiga SSD sekaligus. Namun, kecepatan maksimal itu tidak otomatis dinikmati di semua slot M.2 yang tersedia di papan induk.

Motherboard dengan chipset kelas menengah seperti AMD B550 dan Intel B660 atau B560 punya keterbatasan arsitektur. Slot M.2 utama sudah mendukung PCIe 4.0, tetapi slot M.2 kedua sering kali hanya berjalan di mode PCIe 3.0 atau berbagi jalur dengan komponen lain.

Mengapa Slot Kedua Lebih Lambat?

Pada chipset B550, jalur PCIe 4.0 dialokasikan langsung dari prosesor ke slot M.2 pertama. Sementara itu, slot M.2 kedua terhubung melalui chipset yang hanya menyediakan jalur PCIe 3.0. Akibatnya, SSD NVMe generasi terbaru yang dipasang di slot kedua tidak akan mencapai kecepatan puncaknya.

Kondisi serupa terjadi pada motherboard Intel B660 dan B560. Chipset ini dirancang dengan prioritas bandwidth untuk slot utama. Pengguna yang tidak menyadari perbedaan ini kerap mengira SSD-nya bermasalah, padahal justru slot M.2 yang menjadi pembatasnya.

Chipset Premium Bebas dari Masalah Ini

Lini chipset kelas atas seperti AMD X570 dan Intel Z690 atau Z590 tidak mengalami hambatan serupa. Motherboard dengan chipset ini umumnya mendukung PCIe 4.0 di semua slot M.2 yang tersedia. Pengguna bisa menikmati performa penuh dari dua SSD sekaligus.

Sayangnya, mayoritas perakit PC memilih motherboard kelas menengah karena pertimbangan harga. Selisih biaya antara board B550 dan X570 bisa mencapai jutaan rupiah. Tidak semua orang membutuhkan fitur tambahan dari chipset premium.

Apa Dampaknya ke Pengguna?

Untuk aktivitas sehari-hari seperti gaming dan kerja kantoran, perbedaan kecepatan antara PCIe 3.0 dan PCIe 4.0 nyaris tidak terasa. Waktu loading game mungkin hanya berbeda satu atau dua detik. Namun, untuk profesional yang bekerja dengan file video 4K atau dataset besar, penurunan kecepatan di slot kedua bisa memperlambat alur kerja secara nyata.

Sebelum membeli SSD kedua, periksa spesifikasi motherboard masing-masing. Informasi mengenai kecepatan tiap slot M.2 biasanya tercantum di laman resmi produsen atau di buku manual. Langkah ini mencegah kekecewaan setelah mengeluarkan uang untuk SSD NVMe berkecepatan tinggi.

Bagi pengguna yang sudah terlanjur memiliki motherboard B550 atau B660, solusi paling praktis adalah memasang SSD dengan kebutuhan bandwidth lebih rendah di slot kedua. Alternatif lain, gunakan SSD SATA jika hanya untuk penyimpanan data sekunder. Perbedaan performa tidak akan terlihat pada penggunaan normal.

Keputusan memilih motherboard sebaiknya mempertimbangkan rencana jangka panjang. Jika berencana menambah SSD NVMe di masa depan, menginvestasikan dana lebih untuk chipset premium bisa menjadi pilihan yang lebih masuk akal. Ini lebih baik dibandingkan harus mengganti seluruh papan induk nantinya.

Reporter: Binsar Gultom
Sumber: xda-developers.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top