KOTO BARU — MTsN 2 Solok mencatatkan prestasi ganda di tengah perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Tiga siswa madrasah ini terpilih mewakili Kabupaten Solok di kompetisi tingkat nasional dan internasional, sebuah pencapaian yang disebut Kepala Madrasah Erdinal sebagai kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MTsN 2 Solok.
Ramadhani Azzahra bergabung dengan kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Solok pada Jambore Nasional XII yang digelar di Bumi Perkemahan Graha Wisata Wiladatika, Cibubur, Jakarta. Kegiatan itu berlangsung sejak 10 Agustus hingga 20 Agustus 2026.
Sementara itu, dua siswa lainnya, Raisa Riza Aprilia dan Asadel Abchir, tampil di ajang Southeast Asia Olympiad Championship & Cultural Heritage Workshop yang berlangsung di UnisZa Terengganu, Malaysia, pada 17–21 Agustus 2026. Erdinal mendampingi langsung kedua siswanya di Malaysia.
"Alhamdulillah, sebuah kebanggaan bagi keluarga besar MTsN 2 Solok, di momen Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, tiga siswa kami tampil membawa nama Kabupaten Solok di tingkat nasional dan internasional," ujar Erdinal dalam keterangannya.
Erdinal menambahkan, selain mengikuti lomba, kedua siswanya juga diperkenalkan dengan budaya Malaysia, khususnya batik khas Terengganu.
Pencapaian ini bukan yang pertama bagi MTsN 2 Solok di kancah internasional. Pada 2024 lalu, Nauval Raef Vannidi meraih medali emas pada Malaysia Open Taekwondo Championship di Penang, Malaysia.
"Kita berharap ke depannya semakin banyak siswa MTsN 2 Solok mencatatkan prestasi tingkat nasional dan internasional," harap Erdinal.
Dalam kunjungan ke Terengganu, Erdinal juga menandatangani nota kesepahaman dengan SMK Chung Hwa Kuala Terengganu serta MTs Al Yasini dari Pasuruan, Jawa Timur. Penandatanganan dilakukan langsung di SMK Chung Hwa Kuala Terengganu.
Erdinal menjelaskan, SMK Chung Hwa dikenal sebagai sekolah berprestasi di bidang olahraga yang mengharumkan nama Terengganu. Adapun MTs Al Yasini lebih maju dalam kegiatan ekstrakurikuler pembuatan dan pemasaran batik.
"Keduanya akan kita adopsi ilmunya untuk diterapkan secara bertahap dan ke depannya juga menjadi prestasi dan ikon dari MTsN 2 Solok," jelas Erdinal.
Kegiatan ini turut didukung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok, Dr. H. Dedi Wandra, MA, dan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Dr. Lizi Virma Surianti, M.Si. Dedi Wandra menyebut langkah ini sebagai wujud nyata madrasah maju mendunia.
"Ini sebuah langkah untuk mewujudkan madrasah maju mendunia dan aplikasi dari Asta Protas Kemenag Berdampak dalam mewujudkan pendidikan unggul, ramah, dan terintegrasi," sebut Dedi Wandra.