Pemkot Bukittinggi Gelontorkan Rp 399 Juta Perbaiki Drainase di Ladang Cakiah untuk Atasi Banjir

Penulis: Binsar Gultom  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 18:25:01 WIB
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias meninjau progres pengerjaan drainase di Jalan Sumua, Kelurahan Ladang Cakiah, Jumat (28/8).

Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi merealisasikan peningkatan drainase perkotaan di Jalan Sumua, Kelurahan Ladang Cakiah, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, dengan anggaran Rp 399 juta dari APBD. Pekerjaan ini menjawab usulan warga melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) setelah kawasan tersebut kerap terendam banjir saat hujan deras. Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, meninjau langsung progres pengerjaan proyek tersebut pada Jumat (28/8).

BUKITTINGGI — Proyek perbaikan saluran air di Jalan Sumua, Kelurahan Ladang Cakiah, akhirnya masuk daftar pekerjaan fisik tahun ini. Sebelumnya, saluran drainase di kawasan itu belum tersambung secara keseluruhan, sehingga air hujan kerap meluap dan membanjiri permukiman warga.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyebut pengerjaan drainase ini menjadi prioritas karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Proyek senilai Rp 399 juta itu dibiayai melalui mekanisme pergeseran anggaran tahun 2026, yang bersumber dari pengembalian dana Transfer Keuangan Daerah (TKD).

"Alhamdulillah, tahun ini Pemkot Bukittinggi dapat merealisasikan. Pengerjaan drainase ini sangat penting karena sebelumnya sering terjadi banjir ketika hujan, akibat di jalan ini belum tersambung secara keseluruhan," ujar Ramlan, Jumat (28/8).

Anggaran Bersumber dari Pergeseran TKD

Dana sebesar Rp 399 juta yang dialokasikan untuk proyek ini bukan berasal dari pagu awal APBD. Pemkot memanfaatkan dana pengembalian Transfer Keuangan Daerah (TKD) yang kemudian digeser untuk mendanai kebutuhan mendesak di lapangan.

Wali Kota optimistis pekerjaan drainase tersebut dapat diselesaikan dengan kualitas terbaik. Selain drainase, dalam peninjauan yang sama, Ramlan juga memantau pembangunan kantor lurah baru di sekitar lokasi.

"Kantor Lurah Ladang Cakiah dengan nilai pekerjaan sebesar Rp 4,1 miliar saat ini juga tengah berjalan. Lahan untuk pembangunan kantor lurah tersebut, telah dibeli oleh Pemkot Bukittinggi sejak 2019," kata Ramlan.

Usulan Lanjutan untuk Jalan Raya Tigo Baleh

Penanganan banjir di Kota Bukittinggi tidak berhenti di Jalan Sumua. Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Yerry Amiruddin, menyampaikan bahwa perbaikan drainase juga dibutuhkan di sepanjang jalan utama Tigo Baleh.

Usulan tersebut mencakup pembangunan saluran dari Perumahan Bukittinggi Indah sampai ke Masjid Jamik Tigo Baleh. Yerry menyebut, berdasarkan informasi dari Kepala Dinas PUPR, pengerjaan drainase di kawasan itu akan segera direalisasikan pada tahun ini juga.

"Untuk mengatasi banjir di sepanjang Jalan Raya Tigo Baleh, dari Perumahan Bukittinggi Indah sampai ke Masjid Jamik Tigo Baleh, kami juga sudah memberikan usulan kepada Pemkot. Alhamdulillah, informasi dari Kadis PUPR, tahun ini juga akan segera direalisasikan pengerjaan drainase tersebut," kata Yerry Amiruddin.

Respons Positif atas Respon Cepat Pemkot

Yerry mengapresiasi langkah Pemkot Bukittinggi yang merespons aspirasi warga Ladang Cakiah. Menurutnya, realisasi proyek ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendengarkan kebutuhan masyarakat melalui forum musrenbang.

"Kami berharap ke depan berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut dapat terus diperhatikan dengan tetap mengacu pada skala prioritas pembangunan," katanya.

Dengan adanya sambungan drainase yang baru, genangan air di Jalan Sumua diharapkan tidak lagi terjadi. Perbaikan infrastruktur ini juga menjadi penanda keseriusan Pemkot Bukittinggi dalam mengurangi risiko banjir di permukiman padat penduduk.

Reporter: Binsar Gultom
Sumber: sumbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top