PADANG — Udara kabur masih diprakirakan mendominasi sejumlah daerah di Sumatera Barat pada pagi dan malam hari. Memasuki siang, hujan ringan berpeluang turun di Kabupaten Agam, Kota Payakumbuh, Tanah Datar, Kabupaten Solok, Sijunjung, serta Kepulauan Mentawai.
Memasuki sore, potensi hujan diperkirakan meluas ke Kabupaten Pasaman, Kota Sawahlunto, Dharmasraya, dan Solok Selatan. Kondisi cuaca tersebut diprediksi berlanjut hingga pukul 19.00 WIB.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk warga di Kabupaten Sijunjung, Dharmasraya, Solok Selatan, dan wilayah sekitarnya. Warga diminta mewaspadai kemungkinan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Suhu udara di wilayah Sumbar diperkirakan berada pada kisaran 18–31 derajat Celsius. Suhu terendah diprakirakan terjadi di Bukittinggi, sedangkan suhu tertinggi berada di Pesisir Selatan.
Tingkat kelembapan udara berkisar antara 69 hingga 99 persen. Angka itu menunjukkan udara cukup lembap di hampir seluruh wilayah provinsi.
Dari sisi angin, kecepatan tertinggi diperkirakan mencapai 23 kilometer per jam di Kepulauan Mentawai. Pesisir Selatan menyusul dengan kecepatan angin hingga 22 kilometer per jam.
Kecepatan angin terendah tercatat sekitar 5 kilometer per jam di Kota Solok. Di sejumlah kabupaten dan kota lainnya, kecepatan angin rata-rata diprakirakan berkisar antara 9 hingga 13 kilometer per jam.
Hujan sedang hingga lebat pada sore hari berpotensi memicu genangan di titik-titik rawan. Warga di Sijunjung, Dharmasraya, dan Solok Selatan diminta memantau kondisi sungai serta saluran air di sekitar permukiman.
BMKG memperbarui prakiraan cuaca Sumbar secara berkala. Masyarakat dapat memantau informasi terbaru melalui kanal resmi BMKG sebelum beraktivitas di luar ruangan.