JAKARTA — Pasar modal Indonesia memulai perdagangan dengan sentimen positif pada Jumat pagi. Data dari BEI menunjukkan IHSG langsung melesat 74,38 poin ke level 5.960,27 sejak sesi pembukaan.
Indeks Unggulan Ikut Terbang
Tak hanya IHSG, kelompok 45 saham paling likuid atau yang tergabung dalam Indeks LQ45 juga mencatatkan kenaikan. Indeks ini bertambah 9,97 poin dan berada di posisi 596,81.
Kenaikan indeks LQ45 menjadi indikator bahwa saham-saham berkapitalisasi besar dan berfundamental kuat tengah diminati investor pada awal sesi ini.
Apa yang Mendorong Penguatan IHSG?
Meski data spesifik mengenai katalis penguatan belum dirilis secara resmi, pergerakan IHSG yang dibuka hijau kerap dipengaruhi oleh sentimen global dan domestik. Pelaku pasar biasanya merespons data ekonomi makro, pergerakan bursa Wall Street, atau kebijakan moneter terbaru.
Namun, penguatan sebesar 1,26 persen dalam sekali pembukaan tergolong agresif. Ini menandakan adanya optimisme yang cukup kuat dari investor pada awal perdagangan hari ini.
Performa IHSG Jadi Barometer Ekonomi
Sebagai indeks utama, pergerakan IHSG kerap dijadikan acuan untuk mengukur kepercayaan investor terhadap perekonomian nasional. Penguatan di awal sesi ini setidaknya memberikan angin segar bagi pasar setelah beberapa waktu lalu sempat mengalami tekanan.
Para analis biasanya menanti pergerakan selanjutnya hingga sesi penutupan untuk melihat apakah momentum ini dapat bertahan. Data volume perdagangan dan aksi beli investor asing juga akan menjadi perhatian pada sesi berikutnya.