Harga Mobil Hybrid Juli 2026: Suzuki Fronx Naik, BYD M6 DM PHEV Masuk Mulai Rp 298 Juta

Penulis: Bastian Sihombing  •  Jumat, 03 Juli 2026 | 21:49:01 WIB
BYD M6 DM hadir sebagai PHEV 7-seater termurah di Indonesia dengan harga mulai Rp 298 juta.

SUMATERA BARAT — Jakarta, Kompas.com – Peta persaingan mobil hybrid di Indonesia bertambah ramai pada Juli 2026. Pendatang baru BYD langsung membuka posisi di segmen PHEV (plug-in hybrid) dengan M6 DM, sekaligus menjadi opsi termurah untuk teknologi yang bisa diisi daya dari listrik eksternal itu.

BYD M6 DM: PHEV 7-Seater Paling Murah di Indonesia

BYD M6 DM mengusung teknologi Dual Mode yang mengedepankan motor listrik sebagai penggerak utama. Mesin bensin baru aktif ketika baterai menipis atau tenaga ekstra dibutuhkan, misalnya di kecepatan tinggi. Filosofi electric-first ini membuat konsumsi BBM lebih efisien untuk penggunaan harian.

M6 DM ditawarkan dalam lima varian dengan konfigurasi kursi 7-seater dan satu varian 6-seater captain seat. Harga termurahnya Rp 298 juta untuk varian Classic Standard, menjadikannya PHEV paling terjangkau di pasar nasional saat ini.

  • M6 DM Classic Standard (7 Seater) – Rp 298.000.000
  • M6 DM Classic Dynamic (7 Seater) – Rp 318.000.000
  • M6 DM Cross Advance (7 Seater) – Rp 360.000.000
  • M6 DM Cross Superior (7 Seater) – Rp 380.000.000
  • M6 DM Cross Superior Captain Seat (6 Seater) – Rp 390.000.000

Suzuki Fronx Hybrid: Satu-satunya yang Naik Bulan Ini

Memasuki Juli 2026, mayoritas harga mobil hybrid tidak berubah. Pengecualian terjadi pada Suzuki Fronx yang mengalami penyesuaian harga. Sayangnya, rilis resmi dari Suzuki belum menyebutkan besaran kenaikan dan varian mana yang terdampak secara detail.

Kenaikan harga Fronx ini menjadi satu-satunya perubahan di daftar harga bulan Juli. Merek lain seperti Toyota, Honda, dan Wuling masih mempertahankan banderol yang sama dengan bulan sebelumnya.

Pasar Hybrid Semakin Ketat Menjelang Pameran Otomotif

Persaingan diprediksi makin sengit mendekati pameran otomotif akhir Juli 2026. Beberapa merek dikabarkan akan merilis produk hybrid baru di ajang tersebut. Tren elektrifikasi yang tidak bergantung penuh pada infrastruktur charging publik terus mendorong permintaan, terutama untuk segmen mild hybrid dan strong hybrid yang harganya sudah mulai kompetitif.

Dengan masuknya BYD M6 DM, konsumen Indonesia kini punya lebih banyak opsi mobil hybrid di berbagai segmen. Harga yang kompetitif dari pendatang baru ini dipastikan akan memicu respons dari pemain lama dalam waktu dekat.

Reporter: Bastian Sihombing
Sumber: otomotif.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top