PARIK MALINTANG — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Padang Pariaman Barefoot Running 2026, sebuah ajang lari tanpa alas kaki yang akan digelar di kawasan Pantai Katapiang, Kecamatan Batang Anai. Event yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Agustus 2026 ini mengusung konsep unik dengan memanfaatkan hamparan pasir pantai sebagai lintasan utama.
Mengapa Konsep Lari Tanpa Alas Kaki Dipilih?
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Padang Pariaman, Anton Wira Tanjuang, menjelaskan bahwa barefoot running dipilih karena memberikan sensasi berlari yang lebih alami bagi peserta. Selain menawarkan pengalaman berbeda, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian kawasan pesisir.
"Kami ingin menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi peserta sekaligus memperkenalkan potensi wisata Pantai Katapiang kepada masyarakat luas," kata Anton di Parik Malintang, Jumat.
Dua Kategori Lomba dan Rute yang Ditawarkan
Panitia menyiapkan dua kategori perlombaan, yaitu Championship sejauh 5 kilometer dan Fun Run sejauh 3,5 kilometer. Seluruh rute akan dimulai dan berakhir di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih Ketaping yang berada di sepanjang pesisir Pantai Katapiang. Kawasan pantai itu sendiri dikenal sebagai destinasi wisata di Padang Pariaman dan perairannya kerap dilintasi kawanan lumba-lumba.
Sport Tourism dan Dampak Ekonomi bagi Warga
Event ini tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga dirancang untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. Selama pelaksanaan acara, pengunjung akan disuguhi pameran UMKM, hiburan, dan berbagai aktivitas yang diharapkan mampu meningkatkan daya tarik kawasan wisata Pantai Katapiang.
"Event ini merupakan perpaduan antara olahraga, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat," ujar Anton. Pihaknya melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta komunitas lokal dalam penyelenggaraan acara.
Target Jadi Agenda Tahunan dan Magnet Wisatawan
Pemkab Padang Pariaman berharap ajang ini dapat menjadi agenda tahunan yang mampu menarik peserta dari berbagai daerah. Melalui penyelenggaraan Barefoot Running, pemerintah daerah menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor pariwisata di kawasan Pantai Katapiang.
"Kami mengajak masyarakat, komunitas lari, generasi muda, hingga wisatawan dari berbagai daerah untuk menjadi bagian dari sejarah Barefoot Running pertama di Sumatera," ujar Anton menambahkan.
Pemkab saat ini terus mematangkan berbagai persiapan agar pelaksanaan kegiatan berlangsung aman, nyaman, dan meriah dengan melibatkan berbagai pihak terkait.