Google Voice Starter dan Standard: Fitur Tambahan yang Bisa Bikin Nomor Virtual Lebih Berguna

Penulis: Binsar Gultom  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 01:38:01 WIB
Google Voice menawarkan paket berbayar dengan fitur perekaman panggilan dan panggilan tiga arah untuk pengguna individu.

SUMATERA BARAT — Google Voice adalah layanan Voice over Internet Protocol (VoIP) yang memberi Anda nomor telepon virtual. Bedanya dengan nomor biasa, semua panggilan, SMS, dan voicemail dialihkan lewat koneksi internet atau jaringan seluler, bukan jalur telepon konvensional. Anda bisa mengaksesnya dari aplikasi di ponsel, komputer, bahkan telepon kantor. Keunggulan utamanya: nomor pribadi Anda tetap aman karena yang tampil di layar lawan bicara adalah nomor Google Voice Anda.

Dua Paket Personal: Gratis vs Berbayar

Google Voice menawarkan tiga paket untuk pengguna individu. Paket Basic gratis sudah mencakup satu nomor, panggilan dan SMS domestik tak terbatas, serta perlindungan spam bertenaga AI. Cocok untuk Anda yang cuma ingin nomor cadangan—misalnya untuk daftar aplikasi kencan atau program loyalitas toko.

Naik ke Starter seharga USD 10 per bulan (sekitar Rp165.000), Anda mendapatkan dukungan 24/7, perekaman panggilan, panggilan tiga arah, dan nomor yang tidak akan ditarik kembali meski jarang dipakai. Fitur ini berguna bagi freelancer yang butuh wawancara atau konsultasi jarak jauh.

Paket Standard biasanya USD 20 per bulan, tapi saat ini sedang diskon menjadi USD 10 per bulan. Paket ini menambahkan fitur AI Gemini—kemampuan mencatat otomatis dari panggilan dan auto attendant untuk mengarahkan panggilan masuk. Ideal untuk pemilik usaha kecil dengan kebutuhan komunikasi yang lebih kompleks.

Fitur Unggulan yang Bikin Upgrade Worth It

Semua paket Google Voice, termasuk yang gratis, sudah memanfaatkan AI Google untuk memblokir spam dan mentranskripsi voicemail. Integrasi dengan Google Meet dan Calendar juga tersedia di semua level.

Namun, fitur yang baru muncul di paket berbayar adalah perekaman panggilan dan panggilan tiga arah (Starter), serta transkrip percakapan otomatis (Standard). Untuk konteks Indonesia, fitur perekaman panggilan bisa sangat membantu bagi jurnalis, peneliti pasar, atau siapa pun yang sering melakukan wawancara jarak jauh.

Paket Tim: Untuk Bisnis dengan Kebutuhan Lebih Besar

Untuk tim, Google Voice menyediakan tiga paket: Starter (USD 10/bulan), Standard (USD 20/bulan), dan Premier (USD 30/bulan). Paket tim mendukung hingga 10 pengguna dan 10 lokasi domestik, panggilan ke sebagian besar negara Eropa, serta integrasi penuh dengan Google Calendar dan Meet.

Paket Premier menambahkan fitur lokasi internasional tak terbatas, laporan lanjutan via BigQuery, dan perekaman panggilan otomatis. Cocok untuk perusahaan multinasional atau UKM yang punya tim tersebar di beberapa negara.

Perbandingan dengan Kompetitor

Google Voice bukan satu-satunya pemain di ranah VoIP. Pesaing seperti RingCentral menawarkan fitur konferensi video dan pesan tim, sementara Ooma fokus pada panggilan suara berkualitas tinggi. Bedanya, Google Voice terintegrasi langsung dengan ekosistem Google—cocok jika tim Anda sudah menggunakan Gmail, Google Calendar, dan Google Meet.

Kesimpulan: Siapa yang Harus Upgrade?

Jika Anda baru pertama kali menggunakan Google Voice, mulailah dengan paket gratis. Pelajari dulu cara kerjanya, lalu evaluasi kebutuhan. Paket gratis sudah cukup untuk penggunaan pribadi seperti nomor cadangan atau untuk side project.

Pertimbangkan upgrade ke Starter jika Anda membutuhkan perekaman panggilan atau panggilan tiga arah secara rutin. Untuk pemilik bisnis kecil yang ingin mengelola panggilan masuk secara profesional, paket Standard dengan fitur AI Gemini layak dipertimbangkan—terutama dengan harga promo saat ini yang sama dengan Starter.

Ingat, Anda tidak perlu membayar jalur seluler kedua. Google Voice memanfaatkan nomor yang sudah Anda miliki. Jadi, biaya berlangganan bulanan ini masih jauh lebih murah dibandingkan membeli nomor baru dari operator.

Reporter: Binsar Gultom
Sumber: engadget.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top