Samsung Akhirnya Menyadari: Orang Lelah dengan Gimmick AI, Galaxy Z Fold 8 Fokus pada Manfaat Nyata

Penulis: Topan Lubis  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 20:39:01 WIB
Praktik langsung Galaxy Z Fold 8 memperlihatkan fitur Now Nudge yang menampilkan tombol kalender otomatis saat mendeteksi jadwal dalam pesan.

SUMATERA BARAT# Samsung Galaxy Z Fold 8: Samsung Menyadari Orang Mulai Lelah dengan Gimmick AI, Fokus ke Fitur yang Benar-Benar Dipakai

LEAD: Samsung tidak lagi memaksa fitur AI ke wajah pengguna di Galaxy Z Fold 8. Wakil Presiden Eksekutif Samsung Jay Kim menyebut pendekatan baru ini adalah respons atas kelelahan konsumen terhadap gimmick AI, dengan fokus pada fitur yang benar-benar menyelesaikan masalah harian seperti otomatisasi kalender dan edit video.

AI yang Bekerja di Latar Belakang, Bukan Sekadar Bahan Presentasi

Industri teknologi sedang mengalami apa yang bisa disebut "AI backlash". Pembangunan data center ditolak warga di berbagai negara. Konsumen Gen Z mulai mempertanyakan urgensi generative AI. Samsung membaca gelagat ini dengan mengubah strategi peluncuran Galaxy Z Fold 8 dan Z Fold 8 Ultra.

Alih-alih menjadikan "Galaxy AI" sebagai bintang utama presentasi, Samsung memilih pendekatan yang lebih tenang. Jay Kim, EVP Samsung, menjelaskan filosofi ini dalam wawancara eksklusif.

> "Kami tidak ingin membanjiri konsumen dengan AI. Banyak fokus industri pada AI sebagai teknologi itu sendiri, tapi saya pikir ini bergeser dari teknologi ke manfaat. Kami melihat bagaimana membuat ini bermakna, bagaimana membuat ini lebih mudah diakses."

Artinya, fitur AI harus bekerja tanpa pengguna menyadari keberadaannya. Bukan sekadar demo yang dipamerkan sekali lalu dilupakan.

Now Nudge: Ketika Ponsel Mengerti Konteks Percakapan

Salah satu implementasi paling konkret adalah fitur Now Nudge. Bayangkan kamu menerima pesan yang menyebutkan jadwal pertemuan lengkap dengan tanggalnya. Alih-alih membiarkan informasi itu menguap, Z Fold 8 langsung menampilkan tombol Calendar di layar.

Sekali tap, aplikasi Kalender terbuka otomatis dalam Split View di sisi kanan layar. Tidak perlu membuka aplikasi secara manual. Tidak perlu copy-paste tanggal.

"Kamu melihat layar, lalu perangkat memahami di mana kamu melihat, dan memberikan aksi selanjutnya, menyarankan aksimu," kata Kim. "Sebelumnya kamu harus melalui langkah ekstra untuk membuat itu bekerja, tapi sekarang instan. Kami hanya mencoba membantu konsumen menyelesaikan sesuatu dengan cara yang lebih mudah."

Ini terdengar sederhana, tapi justru di situlah letak kecerdasannya. AI tidak perlu terlihat "pintar" — cukup membantu tanpa diminta.

My FanCam: Edit Video yang Mengikuti Subjek Secara Otomatis

Fitur kedua yang lebih praktis adalah My FanCam. Saat mengedit video di Z Fold 8, kamu bisa memilih satu subjek dan ponsel akan memotong ulang video agar "mengikuti" orang tersebut. Kamu bahkan bisa memilih rasio aspek yang diinginkan — cocok untuk konten vertikal TikTok atau Reels.

Berdasarkan pengujian langsung, fitur ini bekerja mulus. Tapi ada catatan: untuk mengaksesnya, kamu harus menekan ikon AI terlebih dahulu. Ini bisa dibilang terlalu tersembunyi dan sulit ditemukan pengguna awam.

Kim membela keputusan ini: "Kami melihat konsumen dan bagaimana mereka berperilaku dan menggunakan perangkat. Kami hanya ingin memastikan mereka mendapatkan apa yang mereka butuhkan pada waktu yang tepat, tanpa terlalu memikirkan apakah itu berasal dari AI."

Gemini Intelligence: AI yang Bisa Memesan Tiket dan Hotel

Samsung juga memperluas kemampuan Gemini Intelligence untuk otomatisasi tugas dengan dukungan 40 aplikasi. Ini mencakup belanja, reservasi restoran, pemesanan perjalanan, dan pembelian tiket acara.

Kamu bisa meminta Fold 8 untuk membantu memesan liburan dengan parameter tertentu. AI akan mulai bekerja dengan Expedia untuk mewujudkannya. Pengguna bisa ikut campur kapan saja, dan Gemini Intelligence tidak akan melakukan pembelian tanpa persetujuan.

"Ketika kami menerapkan otomatisasi, itu harus bekerja dengan benar," tegas Kim. "Konsumen perlu memahami cara kerjanya. Jadi kami mengambil satu langkah pada satu waktu dan tidak terburu-buru, karena pengalaman lebih penting."

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

Meski pendekatan baru ini patut diapresiasi, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum mengeluarkan puluhan juta rupiah:

- Fitur AI tersembunyi: Now Nudge dan My FanCam tidak selalu mudah ditemukan. Pengguna yang tidak eksploratif mungkin tidak pernah menyadari fitur ini ada.
- Harga premium: Z Fold 8 dan Fold 8 Ultra jelas berada di segmen harga tertinggi Samsung. Pastikan kamu benar-benar membutuhkan layar lipat sebelum membeli.
- Otomatisasi masih terbatas: Dukungan 40 aplikasi terdengar banyak, tapi belum mencakup layanan lokal Indonesia seperti Traveloka atau Tiket.com.
- Ketahanan layar lipat: Belum ada data jangka panjang untuk generasi ini, tapi ini selalu menjadi pertimbangan utama untuk kategori foldable.

Verdict: AI yang Akhirnya Masuk Akal

Pendekatan Samsung kali ini terasa lebih dewasa. Alih-alih menjadikan AI sebagai bahan pemasaran, mereka mencoba menyelesaikan masalah nyata: mengurangi langkah-langkah yang tidak perlu dalam penggunaan harian.

Galaxy Z Fold 8 cocok untuk profesional yang sering bolak-balik antara aplikasi, content creator yang butuh edit video cepat di perangkat mobile, dan pengguna yang menginginkan ponsel dengan produktivitas setara tablet. Tapi jika kamu membeli karena penasaran dengan fitur AI-nya saja, mungkin perlu berpikir ulang — karena justru itulah poin Samsung: AI seharusnya tidak perlu dipikirkan.

Reporter: Topan Lubis
Sumber: tomsguide.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top