MENTAWAI — Sebanyak lima calon pelatih dan wasit asal Kepulauan Mentawai resmi dikirim ke Padang untuk mengikuti penataran yang digelar Pengurus Provinsi KBI Sumatera Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel UNP Padang pada Jumat hingga Minggu, 31 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Pengiriman sumber daya manusia ini bukan sekadar formalitas. Ketua KBI Kabupaten Kepulauan Mentawai, Arif Rahmad Daut, menegaskan bahwa tanpa pelatih dan wasit yang kompeten, pembinaan atlet kickboxing di daerah kepulauan tidak akan berjalan maksimal.
“Kickboxing merupakan Cabor yang baru di Kepulauan Mentawai. Untuk itu, SDM yang mumpuni tentu menjadi kunci untuk menyukseskan dan mengembangkan olahraga Kickboxing di Mentawai. Tanpa pelatih dan wasit, pembinaan atlet tidak akan berjalan maksimal,” ungkap Arif.
Arif menambahkan, penataran ini memiliki legitimasi kuat karena dilaksanakan sesuai amanat konstitusi organisasi. Ia berharap kelima utusan Mentawai dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius dan aktif, bukan sekadar memenuhi kuota.
“Harapan kami setelah pulang dari penataran, mereka bisa langsung mengaplikasikan ilmu di lapangan. Baik untuk membina atlet, maupun menjadi pengadil saat pertandingan,” tambahnya.
Keberangkatan para calon pelatih dan wasit ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Menurut Arif, dukungan pemerintah sangat penting agar kickboxing bisa berkembang dan sejajar dengan cabang olahraga lain yang sudah lebih dulu eksis di Mentawai.
Saat ini KBI Mentawai juga tengah melakukan penjaringan atlet untuk dipersiapkan tampil di Porprov Sumbar 2026. Dengan hadirnya pelatih dan wasit bersertifikat, proses seleksi dan pembinaan diharapkan berjalan lebih terstruktur dan profesional.
“Kami optimis Mentawai bisa bicara banyak di Porprov nanti. Ini momentum bagi kita untuk memperkenalkan Kickboxing dan membuktikan bahwa anak-anak Mentawai juga punya potensi di Cabor bela diri,” tutup Arif.
Penataran ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya wasit dan pelatih kickboxing dari Mentawai yang mampu membina atlet, menegakkan aturan pertandingan, serta mengharumkan nama daerah di ajang Porprov mendatang.