PADANG — Enam wilayah di Sumatera Barat masuk kategori siaga potensi hujan lebat berdasarkan prakiraan cuaca BMKG Minangkabau. Selain Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan, status serupa berlaku untuk Pasaman, Kabupaten Solok, Sijunjung, dan wilayah sekitarnya.
Peringatan dini itu diperbarui pukul 09.10 WIB. BMKG juga menetapkan status waspada hujan sedang hingga lebat di sejumlah daerah lain, mulai dari Kepulauan Mentawai hingga Dharmasraya.
Wilayah yang diminta bersiap menghadapi hujan sedang hingga lebat meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Sawahlunto, Kota Solok, Solok Selatan, dan Dharmasraya.
Peringatan ini berlaku untuk potensi cuaca sepanjang hari, bukan hanya satu waktu tertentu. Artinya, warga di daerah-daerah tersebut perlu memantau perkembangan cuaca secara berkala.
Pada pagi hari, cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan di Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Padang Panjang, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Pesisir Selatan, Lima Puluh Kota, dan Payakumbuh.
Hujan sedang hingga lebat pada pagi hari berpotensi terjadi di Kepulauan Mentawai dan Tanah Datar. Dua wilayah itu menjadi yang paling perlu diantisipasi sejak awal hari.
Memasuki siang hingga sore, cuaca diprakirakan berawan hingga hujan ringan. Namun hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Kota Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Sijunjung.
Kota Padang dan Pesisir Selatan yang berstatus siaga masuk dalam daftar potensi hujan lebat pada rentang waktu ini. Warga di kedua wilayah diminta lebih waspada terhadap genangan dan banjir.
Pada malam hari, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Dharmasraya.
Memasuki dini hari, cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan di Tanah Datar, Pasaman, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Kota Solok, Solok Selatan, dan Dharmasraya. Hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Pesisir Selatan.
BMKG mencatat suhu udara di Sumbar berkisar 19–31 derajat Celsius dengan kelembapan udara 65–98 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 4–22 kilometer per jam.
Kelembapan yang mencapai 98 persen menandakan udara sangat lembap. Kondisi itu mendukung pertumbuhan awan hujan, terutama di wilayah dengan status siaga dan waspada.
Masyarakat di wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca. Genangan air, banjir, dan tanah longsor menjadi risiko utama, khususnya di daerah rawan bencana.
Warga yang tinggal di lereng atau bantaran sungai disarankan memantau kondisi lingkungan sekitar. Jika hujan deras berlangsung lama, langkah evakuasi dini perlu dipertimbangkan.