DHARMASRAYA — Legislator dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat II itu menilai langkah cepat Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani bersama Polres Dharmasraya dan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) sudah tepat. Nevi meminta aparat tidak membiarkan kawasan hutan yang terbakar beralih fungsi menjadi perkebunan ilegal.
Menurut Nevi, jika ditemukan unsur kesengajaan di balik pembakaran lahan, seluruh pihak yang terlibat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. Ia menyoroti pentingnya memastikan praktik pembukaan lahan tidak dibungkus sebagai kebakaran tak disengaja.
Polisi Pasang Garis Polisi dan Periksa Sejumlah Saksi
Nevi menyatakan dukungan atas langkah kepolisian yang telah memasang garis polisi di lokasi temuan dan memeriksa sejumlah saksi. Dukungan itu disampaikan anggota Fraksi PKS tersebut melalui pernyataan tertulis yang diterima media di Dharmasraya.
Ia meminta penyelidikan tidak berhenti pada pelaku penanaman di lapangan. Penelusuran, kata Nevi, perlu diarahkan pada kemungkinan keterlibatan pemodal maupun pihak yang memperoleh keuntungan dari penguasaan kawasan hutan secara ilegal.
"Langkah tegas Bupati Dharmasraya patut diapresiasi. Kita tidak boleh membiarkan kawasan hutan yang terbakar kemudian beralih fungsi menjadi perkebunan ilegal," tegas Nevi.
Penegakan Hukum Harus Beriringan dengan Restorasi Hutan
Nevi menekankan pemulihan fungsi ekologis kawasan tidak boleh diabaikan. Ia mendorong pencabutan tanaman sawit ilegal di lahan bekas karhutla, lalu penanaman kembali pohon hutan serta tanaman produktif yang sesuai karakteristik lingkungan setempat.
"Penegakan hukum harus berjalan beriringan dengan restorasi hutan. Jangan sampai lahan bekas kebakaran justru menjadi pintu masuk perusakan lingkungan yang lebih luas," ujarnya.
Selain penindakan, legislator Komisi IV itu mendorong penguatan Satgas Karhutla hingga tingkat nagari. Pengawasan kawasan hutan dinilai perlu diperketat, disertai edukasi kepada masyarakat soal larangan membuka lahan dengan cara membakar.
Komisi IV DPR Diminta Kawal Perlindungan Hutan Sumatera Barat
Nevi berkomitmen mengawal upaya perlindungan dan pemulihan hutan melalui posisinya di Komisi IV DPR RI. Hutan Sumatera Barat, menurut dia, harus dijaga sebagai warisan lingkungan bagi generasi mendatang.
"Saya akan berupaya di Komisi IV DPR RI untuk terus mengawal upaya perlindungan dan pemulihan hutan. Hutan Sumatera Barat harus dijaga sebagai warisan lingkungan bagi generasi mendatang," tutup Nevi Zuairina.