Pencarian

Pemkot Padang Integrasikan Program Smart Surau dalam MTQ ke-42 Kuranji

Rabu, 06 Mei 2026 • 03:36:01 WIB
Pemkot Padang Integrasikan Program Smart Surau dalam MTQ ke-42 Kuranji
Wakil Wali Kota Padang membuka MTQ ke-42 Kecamatan Kuranji dengan integrasi program Smart Surau.

PADANG — Pemerintah Kota (Pemko) Padang menjadikan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-42 tingkat Kecamatan Kuranji sebagai momentum penguatan karakter remaja berbasis Smart Surau. Perhelatan yang resmi dibuka di halaman Kantor Camat Kuranji pada Rabu (6/5/2026) ini diawali dengan pawai kafilah dari seluruh kelurahan di kecamatan tersebut.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyatakan bahwa visi pembangunan di bawah kepemimpinan Fadly Amran menempatkan nilai-nilai spiritual sebagai fondasi utama daerah. Menurutnya, target capaian kota tidak akan berarti tanpa adanya benteng karakter yang kokoh pada generasi penerus.

“Padang Juara sulit terwujud kalau tidak terbentengi karakter kecerdasan spiritual dan emosional, itulah esensi dari Smart Surau,” ujar Maigus Nasir saat memberikan sambutan pembukaan.

Smart Surau: Upaya Melahirkan Kembali Remaja Masjid

Program Smart Surau dirancang sebagai langkah konkret Pemko Padang dalam mewujudkan gerakan "Remaja Masjid Reborn". Melalui inisiatif ini, fungsi masjid dan surau dikembalikan sebagai pusat pembinaan generasi muda agar memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, iman, dan akhlak.

Implementasi program ini kini mulai diperkuat melalui gerakan Subuh Berjamaah secara masif yang dimulai pada Mei ini. Khusus bagi siswa tingkat SMP dan MTs, pemerintah daerah menjalankan program pembinaan khusus pada waktu antara Magrib hingga Isya.

Aktivitas tersebut mencakup metode 3T, yakni Tahfidz, Tahsin, dan Tafsir Al-Qur’an. Maigus menekankan bahwa seluruh kebijakan yang diambil pemerintah kota selalu berpijak pada nilai agama dan budaya lokal. Guna mendukung hal tersebut, Pemko Padang juga tengah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung di rumah ibadah.

MTQ Sebagai Wadah Evaluasi Pembinaan Keagamaan

Pelaksanaan MTQ kali ini tidak lagi dipandang sekadar ajang perlombaan seni baca Al-Qur’an. Pemko Padang memposisikan ajang ini sebagai sarana syiar Islam sekaligus instrumen untuk membumikan nilai-nilai suci Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari para remaja di Kuranji.

“Penyelenggaraan MTQ ini memiliki makna yang sangat penting dalam upaya kita membumikan Al-Qur’an. Kita ingin membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman dan akhlak sesuai falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah,” tambah Maigus.

Dukungan senada disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang, Yasril. Ia menilai integrasi antara kompetensi MTQ dengan program Smart Surau sangat vital untuk mengantisipasi munculnya generasi yang lemah iman di tengah tantangan zaman.

“Ada Smart Surau di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang harus kita sokong bersama. Program ini sangat vital untuk menjaga pemuda-pemudi kita agar tetap mencintai Al-Qur’an,” tegas Yasril.

MTQ ke-42 Kecamatan Kuranji mengusung tema “Kita Rawat Nilai-nilai Al-Quran Berbasis Smart Surau untuk Padang Juara”. Selain sebagai penggerak syiar Islam di tengah masyarakat, ajang ini diharapkan mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang akan mewakili Kota Padang pada kompetisi tingkat yang lebih tinggi.

Bagikan
Sumber: dutametro.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks