PARIAMAN — Kobaran api yang melumat kawasan padat penduduk di Kelurahan Jawi-Jawi I, Kecamatan Pariaman Tengah, pada Minggu (7/6) siang, menyisakan duka dan kerugian materi hingga Rp2 miliar. Selain 10 bangunan tempat tinggal yang rata dengan tanah, tiga unit sepeda motor dan sejumlah uang tunai milik korban juga ikut terbakar.
Pemkot Dirikan Tenda Darurat dan Salurkan Logistik
Wali Kota Pariaman Yota Balad langsung meninjau lokasi kebakaran bersama wakil wali kota dan sekretaris daerah. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus hadir di tengah warga yang tertimpa musibah.
"Pemerintah Kota Pariaman akan terus hadir dan berupaya maksimal untuk membantu pemenuhan kebutuhan warga terdampak selama masa tanggap darurat ini," kata Yota di Pariaman, Minggu.
Pemkot melalui organisasi perangkat daerah terkait telah mendirikan tenda darurat di sekitar lokasi. Bantuan logistik dasar, termasuk makanan siap saji, mulai disalurkan untuk meringankan beban para korban yang kehilangan tempat tinggal.
Api Padam Berkat Sinergi Tiga Daerah
Proses pemadaman api berlangsung cepat berkat kerja sama tim gabungan. Personel pemadam kebakaran dari Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan warga setempat, bahu-membahu mengisolasi kobaran api.
"Berkat sinergi yang baik, kobaran api dapat segera diisolasi sehingga tidak meluas ke pemukiman penduduk lainnya," ujar wali kota.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.50 WIB itu sempat mengancam rumah-rumah di sekitarnya. Namun, respons cepat petugas mencegah skala bencana yang lebih besar.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Pariaman mencatat kerugian material mencapai Rp2 miliar. Saat ini, pihak berwajib masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan rumah kontrakan tersebut.
Wali kota menyampaikan dukacita mendalam kepada para korban. "Semoga keluarga yang tertimpa musibah diberikan ketabahan, kesabaran, dan kelak digantikan dengan rezeki yang berlimpah," katanya.