BUKITTINGGI — Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Azis, menyambut positif pengukuhan pengurus SMSI Kota Bukittinggi periode 2026-2031. Ia menyebut kehadiran organisasi perusahaan media siber ini diharapkan menjadi pilar demokrasi yang profesional, independen, dan bertanggung jawab di kota tersebut.
Komitmen SMSI: Media yang Membangun Akal dan Menghangatkan Nurani
Ketua SMSI Kota Bukittinggi terpilih, Roni Novendra, menegaskan pihaknya akan menjunjung tinggi integritas. Ia berjanji fokus pada peningkatan kompetensi anggota serta memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat.
"Media itu ibarat secangkir kopi. Harus diracik dengan ketelitian, diseduh dengan kesabaran, dan disajikan dengan tanggung jawab. Kami berkomitmen menjadikan SMSI sebagai media yang membangun akal dan menghangatkan nurani masyarakat," ujar Roni yang juga anggota PWI dan BPC.
Kontribusi Nyata Sejak Agustus 2025
Menurut Roni, sejak dibentuk pada Agustus 2025, SMSI Kota Bukittinggi telah menunjukkan kontribusi nyata. Organisasi itu terlibat dalam berbagai aksi sosial dan mendukung publikasi pada peringatan Satu Abad Jam Gadang.
Pesan Ketua SMSI Sumbar: Jaga Soliditas dan Musyawarah
Ketua SMSI Provinsi Sumatera Barat, Zulnadi, dalam arahannya menekankan pentingnya soliditas organisasi. Ia berpesan agar seluruh anggota selalu mengedepankan asas musyawarah mufakat.
"SMSI adalah konstituen Dewan Pers. Kami berharap di bawah kepemimpinan Roni Novendra, SMSI Kota Bukittinggi dapat terus maju, solid, dan memberikan kontribusi ide-ide positif dalam mendukung program pembangunan Pemerintah Kota Bukittinggi," kata Zulnadi.
Harapan Pemkot Bukittinggi untuk Media Siber
Ibnu Azis menambahkan, Pemerintah Kota Bukittinggi terus menjalin kemitraan strategis dengan media-media yang tergabung dalam SMSI. Tujuannya untuk menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan mencerdaskan masyarakat.
"Selamat kepada pengurus baru SMSI, dengan telah dilantiknya pengurus baru ini diharapkan melangkah sebagai pilar demokrasi yang profesional, independen, dan bertanggung jawab di Kota Bukittinggi," ujar Ibnu Azis.