Pencarian

PLN UP3 Solok dan Dinas Pertanian Bahas Pompa Listrik untuk Irigasi, Targetkan Pertanian Modern di Kabupaten Solok

Rabu, 24 Juni 2026 • 13:43:01 WIB
PLN UP3 Solok dan Dinas Pertanian Bahas Pompa Listrik untuk Irigasi, Targetkan Pertanian Modern di Kabupaten Solok
Peserta rapat koordinasi PLN UP3 Solok dan Dinas Pertanian membahas elektrifikasi irigasi pertanian di Kabupaten Solok.

SOLOK — Dua belas peserta dari PLN UP3 Solok dan jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Solok duduk bersama membahas satu agenda: bagaimana listrik bisa menggerakkan irigasi pertanian secara lebih efisien. Rapat koordinasi yang digelar di kantor dinas pada Selasa (23/6) itu menjadi titik awal untuk memperluas adopsi teknologi elektrifikasi di sektor agrikultur.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Deslirizaldi, hadir langsung bersama kepala bidang prasarana, pangan, peternakan, dan hortikultura. Dari pihak PLN, hadir Asisten Manajer Niaga dan Pemasaran UP3 Solok Dito Nusa Putra, Manager Unit Layanan Pelanggan Kayu Aro Reza Riadi, serta Asisten Manajer Beyond kWh PLN Electricity Services Andri Ardianur beserta tim masing-masing.

Pompa Listrik Jadi Andalan Baru Petani

Pembahasan utama dalam pertemuan itu adalah prosedur pemasangan pompa listrik untuk irigasi pertanian. Selama ini, sebagian petani di Kabupaten Solok masih mengandalkan pompa berbahan bakar solar yang biaya operasionalnya tinggi dan tidak stabil. Dengan beralih ke pompa listrik, biaya produksi bisa ditekan dan pasokan air untuk sawah lebih terjamin.

Program ini masuk dalam skema Electrifying Agriculture yang digagas PLN. Tujuannya menyediakan solusi energi listrik yang andal untuk mendukung mekanisasi pertanian. Tidak hanya pompa irigasi, potensi elektrifikasi lain di sektor agrikultur juga mulai digali dalam forum tersebut.

PLN: Siap Jadi Mitra Strategis Pemda

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Barat, Ajrun Karim, menegaskan komitmen perusahaannya dalam mendukung transformasi pertanian di daerah. Ia menyebut program ini tidak hanya soal efisiensi, tapi juga ketahanan pangan nasional.

"Program Electrifying Agriculture merupakan salah satu wujud komitmen PLN dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Pemanfaatan energi listrik pada sektor pertanian tidak hanya mampu meningkatkan efisiensi biaya operasional, tetapi juga mendorong produktivitas dan daya saing hasil pertanian," ujar Ajrun Karim.

Ia menambahkan, PLN siap berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memperluas manfaat elektrifikasi demi pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Apa Langkah Selanjutnya?

Hasil pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan pendataan kebutuhan pompa listrik di kelompok tani di Kabupaten Solok. Dinas Pertanian dan PLN akan menyusun prosedur teknis pemasangan serta skema pendanaan yang bisa diakses petani. Targetnya, implementasi di lapangan bisa berjalan dalam waktu dekat.

Sinergi antara PLN UP3 Solok dan Dinas Pertanian ini diharapkan mendorong sektor pertanian di Kabupaten Solok tumbuh lebih modern, mandiri, dan berkelanjutan. Ke depan, program Electrifying Agriculture juga akan diperluas ke daerah lain di Sumatera Barat.

Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks