Pencarian

Puslitbang Polri dan BRIN Gelar Penelitian di Polresta Bukittinggi, Fokus pada Pemberantasan Korupsi di 6 Wilayah Sumbar

Rabu, 24 Juni 2026 • 13:50:31 WIB
Puslitbang Polri dan BRIN Gelar Penelitian di Polresta Bukittinggi, Fokus pada Pemberantasan Korupsi di 6 Wilayah Sumbar
Tim Puslitbang Polri dan BRIN melakukan penelitian di Polresta Bukittinggi terkait pemberantasan korupsi di Sumatera Barat.

BUKITTINGGI — Sebanyak enam satuan wilayah Kepolisian di Sumatera Barat menjadi objek penelitian Puslitbang Polri yang bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Penelitian yang digelar di Polresta Bukittinggi pada Selasa (23/6) ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Puslitbang Polri, Kombes Pol Moh. Nurhidayat.

Mengapa Polresta Bukittinggi Dipilih?

Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto, Kapolresta Bukittinggi, menyambut baik kepercayaan yang diberikan. Ia berharap hasil penelitian ini mampu menghasilkan rekomendasi yang konstruktif dan aplikatif, khususnya untuk memperkuat fungsi penegakan hukum di daerah.

“Kami berharap kegiatan ini mampu menghasilkan rekomendasi yang konstruktif dan aplikatif bagi peningkatan kinerja institusi Polri,” ujarnya dalam sambutan.

Fokus Penelitian: Kendala dan Efektivitas Penanganan Korupsi

Penelitian ini tidak sekadar observasi biasa. Tim Puslitbang Polri dan BRIN menitikberatkan kajian pada optimalisasi fungsi pemberantasan tindak pidana korupsi di kewilayahan. Aspek yang digali meliputi efektivitas penyelidikan, penyidikan, koordinasi antar-satuan, hingga kendala teknis yang dihadapi personel di lapangan.

Kombes Pol Moh. Nurhidayat menjelaskan, penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh dari tiga aspek utama: sumber daya manusia, pola pikir personel, dan kelembagaan. “Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pimpinan Polri dalam menyusun kebijakan yang lebih efektif,” katanya.

Metode Pengumpulan Data: Bukan Sekadar Kuesioner

Proses pengumpulan data dilakukan secara interaktif. Tim peneliti tidak hanya membagikan instrumen penelitian, tetapi juga menggelar diskusi dan wawancara mendalam dengan para peserta. Metode ini dipilih untuk memperoleh data yang objektif, akurat, dan komprehensif.

Para peserta yang berasal dari Polresta Bukittinggi, Polres Padang Panjang, Polres Tanah Datar, Polres Payakumbuh, Polres Lima Puluh Kota, dan Polres Pasaman juga diberi ruang untuk menyampaikan pengalaman lapangan, tantangan tugas, serta inovasi yang telah mereka lakukan dalam menangani perkara korupsi.

Target Akhir: Kebijakan Polri yang Lebih Presisi

Lewat kajian ilmiah ini, Puslitbang Polri bersama BRIN menargetkan lahirnya landasan kebijakan strategis di tubuh Polri. Diharapkan, institusi kepolisian semakin adaptif, profesional, dan responsif terhadap tantangan penegakan hukum, terutama dalam upaya pemberantasan korupsi di berbagai wilayah Indonesia.

Bagikan
Sumber: humaspolresbukittinggi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks