Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia menyebut kondisi gedung berlantai empat itu cukup memprihatinkan dan membutuhkan penataan menyeluruh sebelum bisa difungsikan kembali.
“Karena aset ini sudah kembali menjadi milik pemerintah, tentu harus kita rapikan terlebih dahulu. Kondisi di dalam gedung saat ini cukup memprihatinkan dan perlu dibersihkan secara menyeluruh,” kata Ramlan dalam keterangannya.
Kembalinya Aset Setelah 20 Tahun Dikelola Pihak Swasta
Gedung Pasar Banto sebelumnya dikenal sebagai Banto Trade Centre (BTC). Berada di kawasan Pasar Bawah, bangunan ini diberikan Hak Guna Bangunan (HGB) kepada PT. Citicon Mitra Bukittinggi sejak 2006. Perjanjian kerjasama pengelolaan selama dua dekade itu baru berakhir tahun ini.
Setelah masa HGB habis, kewenangan penuh atas bangunan dan kawasan tersebut kembali ke tangan Pemerintah Kota Bukittinggi. Langkah gotong royong menjadi sinyal awal bahwa pemkot serius mengoptimalkan aset yang sempat mati suri ini.
Investor Mulai Antre, Konsep Belum Final
Wali Kota mengungkapkan bahwa pemerintah telah menerima sejumlah penawaran dari investor untuk mengembangkan kawasan Pasar Banto. Berbagai konsep diajukan, mulai dari pusat perbelanjaan modern hingga fasilitas hiburan.
Namun, Ramlan menegaskan bahwa proses pemanfaatan belum bisa dilakukan sebelum kondisi bangunan dipastikan layak pakai. “Sebelum proses pemanfaatan dilakukan, pemerintah perlu memastikan kondisi bangunan dalam keadaan baik dan siap digunakan kembali,” ujarnya.
Harapan Ekonomi Rakyat Kembali Bergeliat
Pemkot Bukittinggi menargetkan kawasan Pasar Banto bisa kembali hidup dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Selama bertahun-tahun tidak terpakai, kawasan ini menjadi salah satu aset daerah yang tidak produktif.
Dengan pembersihan massal yang melibatkan seluruh jajaran pemerintah daerah dan mitra kerja, langkah awal revitalisasi pun dimulai. Seluruh elemen aparatur dikerahkan dari lantai satu hingga lantai empat untuk memastikan bangunan bersih dan siap diserahkan kepada pengelola baru.
Pasar Banto sendiri merupakan salah satu ikon perdagangan di Bukittinggi yang berlokasi strategis di pusat kota. Kehadirannya kembali diharapkan mampu menggerakkan sektor UMKM dan perdagangan lokal yang sempat lesu.