Pencarian

Gubernur Sumbar Resmikan Festival Minangkabau 2026 di Tanah Datar, 6 Tahun Berturut Masuk KEN

Kamis, 25 Juni 2026 • 23:08:48 WIB
Gubernur Sumbar Resmikan Festival Minangkabau 2026 di Tanah Datar, 6 Tahun Berturut Masuk KEN
Gubernur Mahyeldi meresmikan Festival Minangkabau 2026 di Tanah Datar sebagai ajang pelestarian budaya dan penggerak ekonomi kreatif.

BATUSANGKAR — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa budaya bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan kekuatan masa depan yang mampu menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Penegasan itu disampaikannya saat meresmikan pembukaan Festival Minangkabau 2026 di Istano Basa Pagaruyung dan Lapangan Cindua Mato, Tanah Datar, Kamis (25/6/2026).

“Hari ini kita berada di Tanah Datar, Luhak Nan Tuo, tempat yang memiliki kedudukan istimewa dalam sejarah dan kebudayaan Minangkabau. Festival Minangkabau bukan hanya sebuah perayaan budaya, tetapi juga sarana untuk menjaga identitas, memperkuat jati diri, dan menumbuhkan kebanggaan terhadap warisan leluhur,” ujar Mahyeldi dalam sambutannya.

Ragam Atraksi yang Ditampilkan

Festival tahun ini menyajikan beragam kekayaan budaya Minangkabau. Mulai dari pawai budaya, tari tradisional, arak-arakan jamba, hingga makan bajamba. Ada pula permainan anak nagari tempo dulu, pameran benda pusaka, desa wisata, produk UMKM, ekonomi kreatif, dan berbagai pertunjukan seni budaya.

Menurut Mahyeldi, ragam atraksi itu membuktikan bahwa budaya Minangkabau adalah budaya yang hidup, berkembang, dan relevan menjawab tantangan zaman. Pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dampak Ekonomi dan Pariwisata

Mahyeldi menekankan bahwa pariwisata budaya harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. UMKM bergerak, usaha kuliner terjual, penginapan terisi, transportasi hidup, dan anak nagari memperoleh ruang berkarya. Ia menyebut, inilah pariwisata yang berakar pada budaya dan berpihak pada kesejahteraan.

Data terbaru menunjukkan kontribusi sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi Sumbar. Pada triwulan pertama 2026, ekonomi daerah tumbuh 5,02 persen, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara menjadi salah satu faktor pendorong.

Apresiasi Pemerintah Pusat

Kepala Biro Data dan Sistem Informasi Kementerian Pariwisata, Nova Arisne, yang mewakili Menteri Pariwisata RI, mengapresiasi penyelenggaraan festival ini. Menurutnya, festival menjadi momentum penting memperkuat kebangkitan pariwisata Sumbar sekaligus mempromosikan kekayaan budaya Minangkabau sebagai daya tarik wisata dan ekonomi kreatif yang berdaya saing global.

Strategi Promosi Digital

Selain memperkuat penyelenggaraan event, Pemprov Sumbar juga mengoptimalkan promosi digital. Kolaborasi dengan para influencer terus dilakukan untuk memperkenalkan destinasi dan agenda budaya daerah ke tingkat nasional maupun internasional.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, turut menegaskan komitmen daerah dalam menyukseskan festival ini. Ia mengapresiasi seluruh pihak, mulai dari niniak mamak, bundo kanduang, pelaku seni, pelaku UMKM, hingga insan pariwisata yang bergotong royong.

Gubernur Mahyeldi menutup dengan pesan bahwa keberhasilan Festival Minangkabau masuk KEN untuk keenam kalinya membuktikan budaya lokal yang dikelola secara profesional mampu menjadi kekuatan promosi daerah sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Bagikan
Sumber: padangkita.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks