SUMATERA BARAT — Kode, pemilik Bengkel Mobil 77 di bilangan Ciputat, membagikan trik deteksi dini kerusakan steering rack yang bisa dilakukan di tempat. Metode ini tidak memerlukan dongkrak atau peralatan bengkel khusus, cukup dengan memposisikan roda kemudi dan sedikit observasi pada kaki-kaki mobil.
Posisi Setir Habis ke Kanan, Getar Bagian Lower Arm
"Dalam kondisi berhenti roda depan dibelokkan habis ke kanan," buka Kode kepada GridOto.com. Posisi ini akan membuat mekanisme kemudi bagian bawah lebih terbuka dan mudah dijangkau.
Setelah setir diputar penuh ke kanan, kita bisa melihat bagian lower arm yang terhubung langsung ke steering rack. Komponen ini berbentuk tabung melintang ke samping. Di sinilah titik pemeriksaan dilakukan.
Getok Pakai Tangan, Dengar Bunyi dan Rasakan Guncangan
Langkah selanjutnya cukup dengan menggetok bagian lower arm atau steering rack menggunakan tangan. Cara ini bertujuan untuk merasakan apakah ada celah atau keausan pada komponen kemudi tersebut.
"Kalau digetok tidak terasa guncangan atau bunyi berarti steering rack mobil aman," jelas Kode. Sebaliknya, jika ada bunyi atau guncangan yang terasa, itu adalah tanda bahwa steering rack sudah oblak dan perlu segera diperbaiki.
Bunyi Oblak dan Setir Bergetar, Gejala yang Harus Diwaspadai
Seiring pemakaian, komponen steering rack memang rentan mengalami keausan. Masalah yang muncul biasanya berupa bunyi oblak saat melewati jalan tidak rata atau setir terasa bergetar pada kecepatan tertentu. Kondisi ini jelas mengganggu kenyamanan dan juga bisa mempengaruhi keselamatan berkendara.
Dengan metode sederhana ini, calon pembeli mobil bekas bisa melakukan pengecekan awal tanpa harus membawa mobil ke bengkel terlebih dahulu. Jika ditemukan indikasi kerusakan, negosiasi harga atau keputusan untuk mencari unit lain bisa diambil lebih awal.