Pencarian

Revitalisasi Stasiun Tawang Selesai, Prabowo Resmikan dan Jajal Kereta Nusantara Explorer dari Semarang ke Batang

Jumat, 31 Juli 2026 • 10:34:31 WIB
Revitalisasi Stasiun Tawang Selesai, Prabowo Resmikan dan Jajal Kereta Nusantara Explorer dari Semarang ke Batang
Presiden Prabowo Subianto meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

SEMARANG — Stasiun Semarang Tawang resmi beroperasi kembali setelah menjalani revitalisasi besar-besaran. Presiden Prabowo Subianto menandai peresmian dengan menekan tombol sirine bersama Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Kamis, 30 Juli 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini saya resmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang," ujar Prabowo dalam seremoni yang berlangsung Kamis siang.

Pengerjaan 240 Hari: Fasad Bersejarah Dipulihkan, Drainase Dibongkar Total

Revitalisasi yang diinstruksikan langsung oleh Presiden kepada PT KAI ini dikerjakan Daop 4 Semarang sejak 5 Mei hingga 30 Desember 2025. Fokus utama pemugaran bukan sekadar polesan permukaan, melainkan pembenahan menyeluruh pada struktur bangunan tua yang telah berusia lebih dari satu abad.

Cakupan pekerjaan meliputi penataan ruang tunggu luxury, ruang VIP, dan hall utama. Perbaikan selasar serta peningkatan sistem drainase juga menjadi prioritas untuk mengantisipasi genangan dan banjir rob yang kerap melumpuhkan kawasan stasiun saat musim hujan.

Renovasi ini bertujuan mengembalikan keaslian fasad arsitektur sejarah sekaligus meningkatkan fasilitas kenyamanan bagi pelanggan. Bangunan yang dirancang arsitek Belanda Sloth-Blauwboer ini berdiri sejak 1911 dan mulai beroperasi pada 1914, menjadikannya salah satu stasiun tertua yang masih aktif di Pantura.

Nusantara Explorer: Wujud Kereta Penumpang Elegan Ala Prabowo

Setelah seremoni, Presiden beserta rombongan berjalan menuju peron untuk mencoba langsung Kereta Nusantara Explorer. Layanan anyar PT KAI ini dirancang khusus untuk mendukung sektor pariwisata nasional.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang mendampingi agenda kunjungan kerja menjelaskan, kereta ini merupakan realisasi dari keinginan Prabowo agar KAI memiliki layanan penumpang berkelas.

"Kereta ini merupakan wujud keinginan Presiden agar KAI memiliki layanan kereta penumpang yang indah, elegan, dan nyaman bagi masyarakat," kata Teddy dalam kesempatan terpisah.

Dari Stasiun Tawang, Prabowo menaiki kereta menuju Kabupaten Batang. Di sana, ia dijadwalkan menghadiri akad massal KPR 62.000 unit rumah subsidi yang digelar serentak di 165 titik yang tersebar di 372 kabupaten/kota di 36 provinsi.

Status Cagar Budaya dan Tantangan Rob di Kawasan Stasiun

Stasiun Semarang Tawang memiliki payung hukum perlindungan kuat. Bangunan peninggalan Nederlandsch-Indische Maatschappij (NISM) ini berstatus cagar budaya berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.57/PW007/MKP/2010.

Konsekuensi dari status tersebut, setiap pekerjaan fisik tidak bisa dilakukan sembarangan. Sentuhan modern harus berdampingan dengan pelestarian elemen historis, menjadikan proyek ini salah satu pekerjaan revitalisasi stasiun paling kompleks yang pernah dilakukan KAI di luar Pulau Jawa bagian barat.

Dengan selesainya revitalisasi, Stasiun Tawang kini tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi, tetapi juga ikon wisata sejarah baru di Kota Semarang. Perpaduan arsitektur kolonial yang dipoles ulang dengan layanan kereta premium diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk singgah ke ibukota Provinsi Jawa Tengah tersebut.

Follow www.inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks