Pencarian

Prabowo Minta Pertamina dan PLN Pangkas Anak Cucu Perusahaan demi Efisiensi

Selasa, 11 Agustus 2026 • 11:45:01 WIB
Prabowo Minta Pertamina dan PLN Pangkas Anak Cucu Perusahaan demi Efisiensi
Prabowo meminta Pertamina, PLN, dan BUMN lainnya memangkas anak cucu perusahaan demi efisiensi.

SUMATERA BARAT — Kebijakan ini bukan sekadar instruksi administratif. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan, penyederhanaan struktur menjadi salah satu poin utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Ia menegaskan perintah ini berlaku untuk Pertamina, PLN, dan BUMN lainnya.

"Dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo juga memerintahkan pengurangan layer-layer dan anak cucu perusahaan di Pertamina, PLN, dan BUMN lainnya," tulis Teddy dalam keterangan resminya.

Mengapa Struktur BUMN Harus Ramping?

Struktur holding yang terlalu dalam kerap memperlambat proses bisnis. Dengan memangkas hierarki, keputusan strategis tidak perlu lagi menunggu persetujuan berlapis dari anak usaha hingga induk perusahaan.

"Pemangkasan ditujukan agar pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, produktivitas lebih meningkat, dan efisiensi seluruh BUMN lebih terjaga," ujar Teddy.

Efisiensi menjadi kata kunci di tengah tekanan fiskal dan kebutuhan investasi besar di sektor energi. Pertamina sendiri memiliki puluhan anak dan cucu perusahaan yang bergerak dari hulu hingga hilir, mulai dari eksplorasi minyak, kilang, hingga ritel bahan bakar. PLN juga punya struktur serupa di bidang pembangkit, transmisi, dan distribusi listrik.

Laporan Program B50 dan Persiapan Bioetanol

Dalam kesempatan yang sama, Simon A. Mantiri melaporkan perkembangan Program Mandatori B50 atau campuran biodiesel 50 persen. Program ini sebelumnya telah diluncurkan Prabowo pada Juli 2026 sebagai upaya meningkatkan pemanfaatan energi dalam negeri.

Tak hanya B50, Simon juga memaparkan kesiapan infrastruktur untuk tahapan persiapan mandatori bioetanol yang tengah digarap pemerintah. "Dirut Pertamina melaporkan kemajuan dari Program Mandatori B50 yang telah diluncurkan Presiden Prabowo bulan Juli lalu serta kesiapan infrastruktur dalam tahapan persiapan mandatori bioetanol oleh Pemerintah," kata Teddy.

Langkah pemangkasan struktur ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah serius merombak cara kerja BUMN. Perusahaan negara dituntut lebih lincah, tidak birokratis, dan fokus pada hasil. Bagi masyarakat, efisiensi ini diharapkan berdampak pada harga energi yang lebih terkendali dan pelayanan yang lebih cepat.

Follow www.inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarbengkulu.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks