Pencarian

Pemkot Padang Mulai Perbaiki Jembatan Kampung Tanjung di Kuranji, Anggaran Rp8,8 Miliar untuk Rehabilitasi Pascabencana November 2025

Kamis, 13 Agustus 2026 • 08:49:01 WIB
Pemkot Padang Mulai Perbaiki Jembatan Kampung Tanjung di Kuranji, Anggaran Rp8,8 Miliar untuk Rehabilitasi Pascabencana November 2025
Operator alat berat mulai bekerja dalam perbaikan Jembatan Kampung Tanjung di Kuranji, Padang, Selasa (11/8/2026).

PADANG — Operator alat berat mulai terlihat bekerja di lokasi perbaikan jembatan Kampung Tanjung, Kuranji, Padang, Sumatera Barat, Selasa (11/8/2026). Pengerjaan ini merupakan tindak lanjut dari kerusakan parah yang dialami jembatan tersebut pascabencana pada November 2025.

Rehabilitasi total ini menjadi prioritas Pemkot Padang untuk memulihkan konektivitas warga di kawasan Kuranji. Anggaran sebesar Rp8,8 miliar disiapkan untuk memastikan pengerjaan berjalan sesuai standar dan tuntas tepat waktu.

Target Lima Bulan dan Prioritas Keselamatan Warga

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Padang yang dihubungi Antara membenarkan bahwa pengerjaan dimulai pekan ini. Pihaknya menargetkan konstruksi selesai dalam lima bulan ke depan, dengan fokus utama pada pemulihan struktur fondasi yang tergerus arus.

“Kita pastikan pengerjaan sesuai spesifikasi teknis agar jembatan lebih tahan terhadap tekanan air dan beban kendaraan,” ujarnya saat meninjau lokasi, Selasa.

Dampak Bencana November 2025 yang Melumpuhkan Akses

Jembatan Kampung Tanjung merupakan salah satu akses vital yang menghubungkan permukiman padat penduduk di Kuranji dengan pusat kota. Sejak bencana melanda pada November 2025, warga terpaksa menempuh jalur alternatif yang lebih jauh untuk beraktivitas sehari-hari.

Kerusakan parah terjadi pada bagian pangkal jembatan setelah diterjang material banjir bandang. Kondisi ini memaksa kendaraan roda empat tidak bisa melintas sama sekali selama berbulan-bulan.

Berapa Lama Warga Harus Bersabar?

Dengan dimulainya pengerjaan pada Agustus 2026, Pemkot Padang menargetkan jembatan kembali difungsikan sebelum awal tahun 2027. Selama masa konstruksi, warga diimbau untuk tetap menggunakan jalur alternatif yang telah disediakan oleh Dinas Perhubungan setempat.

Pengerjaan proyek ini akan melibatkan pengawasan ketat dari inspektur wilayah untuk memastikan penggunaan anggaran yang efektif. Selain itu, pihak kontraktor juga diminta untuk meminimalisir dampak debu dan kebisingan terhadap pemukiman sekitar.

Rehabilitasi ini menjadi bagian dari upaya pemulihan infrastruktur pascabencana di Kota Padang yang berkelanjutan. Pemkot berkomitmen untuk mempercepat proses tender dan pengerjaan di titik-titik lain yang juga terdampak agar mobilitas warga segera pulih. (ANTARA)

Follow www.inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks