Pencarian

Pemkab Solok Dorong Petani Alahan Panjang Kembangkan Bawang Merah Varietas Campion, Jadi Andalan Hortikultura

Kamis, 13 Agustus 2026 • 09:02:01 WIB
Pemkab Solok Dorong Petani Alahan Panjang Kembangkan Bawang Merah Varietas Campion, Jadi Andalan Hortikultura
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Deslirizaldi, meninjau lahan pengembangan bawang merah varietas campion di Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti.

SOLOK — Pemerintah Kabupaten Solok melalui Dinas Pertanian terus mendorong pengembangan bawang merah varietas campion di Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti. Komoditas ini dinilai sesuai dengan kondisi agroklimat setempat dan berpotensi memberi nilai tambah ekonomi bagi petani hortikultura.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Solok Deslirizaldi menyampaikan, varietas campion bukan barang baru bagi petani setempat. Jenis ini mulai dikembangkan sekitar satu dekade lalu dan hingga kini masih bertahan sebagai salah satu andalan utama.

Alahan Panjang sendiri merupakan sentra produksi bawang merah terbesar di Kabupaten Solok. Selain di kawasan tersebut, komoditas ini juga tumbuh di Kecamatan Lembang Jaya dan Danau Kembar.

Luas Lahan Pertanian Capai 13 Ribu Hektare

Kabupaten Solok memiliki lahan pertanian sekitar 13 ribu hektare. Kondisi ini menjadi modal besar bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sektor hortikultura sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Pengembangan awal varietas campion di Alahan Panjang diprakarsai langsung oleh kelompok tani setempat. Kini, pemerintah daerah berperan memfasilitasi agar produktivitasnya terus meningkat.

Bawang Putih Juga Masuk Program Pengembangan

Selain bawang merah, Dinas Pertanian Kabupaten Solok juga mendorong pengembangan bawang putih di Kecamatan Lembah Gumanti. Program ini berjalan bersama Kementerian Pertanian, Unit Bimas, dan jajaran Polres Solok mulai 2026.

Pemerintah daerah berharap berbagai komoditas unggulan hortikultura terus didorong, diakomodasi, dan difasilitasi. Tujuannya agar petani memperoleh manfaat ekonomi yang lebih baik dari pengembangan bawang merah maupun bawang putih.

Antisipasi El Nino: Bantuan Irigasi 18 Unit pada 2026

Pengembangan hortikultura di Kabupaten Solok menghadapi tantangan musim El Nino yang mengurangi curah hujan. Ketersediaan air menjadi kebutuhan penting bagi keberlanjutan produksi pertanian di daerah ini.

Untuk mengantisipasi kekurangan air, Kementerian Pertanian memberikan bantuan sarana irigasi perpipaan dan perpompaan kepada kelompok tani. Pada 2026, Kabupaten Solok memperoleh 18 unit bantuan melalui Balai Pertanian Medan.

Dinas Pertanian Kabupaten Solok juga mengusulkan penambahan bantuan irigasi untuk 2027. Selain itu, tambahan anggaran pada 2026 diajukan untuk pembangunan jaringan perpipaan berdasarkan usulan kelompok tani guna mendukung produktivitas bawang merah dan komoditas hortikultura lain.

Deslirizaldi menegaskan, dukungan infrastruktur irigasi menjadi kunci menjaga produksi tetap stabil. Dengan begitu, petani bisa terus mengembangkan bawang merah campion dan komoditas lain tanpa terganggu musim kemarau panjang.

Follow www.inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks