Pencarian

Kepala SPPG Berastagi Dicopot dan Dapur MBG Disegel Buntut 279 Pelajar Karo Diduga Keracunan

Jumat, 14 Agustus 2026 • 13:35:01 WIB
Kepala SPPG Berastagi Dicopot dan Dapur MBG Disegel Buntut 279 Pelajar Karo Diduga Keracunan
Kepala SPPG Berastagi dicopot dan dapur operasionalnya disegel menyusul dugaan keracunan yang dialami 279 pelajar di Karo.

SUMATERA BARAT — Pencopotan dan penyegelan tersebut merupakan langkah cepat yang diambil BGN setelah ratusan siswa mengeluhkan gangguan kesehatan usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sudaryono memastikan lembaganya kini fokus pada dua hal: memulihkan kondisi para siswa dan mengusut tuntas akar persoalan di dapur SPPG setempat.

“Tindakan administratif juga sudah diambil, pencopotan Kepala SPPG terkait dan penyegelan dapur operasional. BGN juga memastikan kondisi mereka (siswa) dan kemudian mencari akar persoalannya,” ujar Sudaryono melalui akun Instagram resminya, Jumat (14/8/2026).

Dapur Disegel, Sampel Makanan Diperiksa

Penyegelan dapur SPPG Berastagi dilakukan untuk memudahkan proses investigasi. BGN berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Karo untuk menangani dampak insiden ini. Pemeriksaan sampel makanan tengah berjalan untuk menentukan penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para pelajar.

Langkah tegas ini bukan yang pertama kali diambil BGN. Sebelumnya, lembaga tersebut juga menutup permanen 504 dapur MBG di berbagai daerah karena dinilai memiliki sanitasi yang tidak layak. Keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan bahwa program ini menyangkut keselamatan masyarakat.

Insiden Beruntun dan Tekanan Publik

Kasus di Berastagi menambah daftar panjang persoalan operasional MBG yang sempat menuai sorotan. Berbeda dengan penutupan masal yang bersifat preventif, kasus Karo ini memicu respons langsung karena melibatkan korban dalam jumlah besar—279 pelajar dari tiga sekolah dasar dan menengah di kawasan Berastagi.

Tekanan terhadap BGN semakin besar setelah Presiden Prabowo Subianto menegaskan sikapnya terhadap penyimpangan dalam program strategis ini. Ia menyebut pelaku korupsi MBG sebagai “orang biadab” yang tidak pantas dihormati. Pernyataan tegas itu menjadi sinyal bahwa pemerintah tidak akan mentoleransi gangguan terhadap program prioritas nasional tersebut.

Pemulihan Siswa dan Evaluasi Standar Operasional

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah siswa yang masih menjalani perawatan medis. Namun, BGN memastikan pemantauan kondisi kesehatan para pelajar terus dilakukan. Sementara itu, proses pemeriksaan sampel makanan menjadi kunci untuk menentukan apakah kasus ini murni akibat kontaminasi atau ada faktor kelalaian prosedur di tingkat dapur.

Insiden ini dipastikan memicu evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional SPPG di seluruh Indonesia. Publik menunggu hasil investigasi BGN untuk mengetahui apakah kasus ini merupakan kejadian isolatif atau indikasi masalah sistemik dalam tata kelola dapur MBG di daerah.

Follow www.inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks