PADANG PARIAMAAN — Pelantikan ini mengukuhkan wajah-wajah baru pemenang kontestasi demokrasi tingkat nagari yang digelar 27 Juni lalu. Dari proses tersebut, lahir dua perempuan yang terpilih sebagai Wali Nagari untuk pertama kalinya dalam sejarah Kabupaten Padang Pariaman, serta sejumlah generasi muda dan mantan perangkat nagari yang mendapat kepercayaan masyarakat.
Prosesi pelantikan turut disaksikan Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sumbar Ir. Yozarwardi Usama Putra, S.Hut., M.Si., IPU. Hadir pula Forkopimda, Sekretaris Daerah Hendra Aswara, anggota DPRD, kepala OPD, camat, serta pimpinan instansi vertikal.
Anggaran Pusat Menyusut, Bupati Minta Wali Nagari Kreatif
John Kenedy Azis mengingatkan bahwa amanah yang diemban harus diwujudkan lewat kerja nyata, meskipun nagari menghadapi tantangan berkurangnya alokasi anggaran dari pemerintah pusat. Ia menegaskan keterbatasan dana tidak boleh menghentikan laju pembangunan di tingkat nagari.
"Keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti membangun. Saya minta seluruh wali nagari kreatif, inovatif, serta membangun koordinasi yang kuat dengan camat dan Pemerintah Kabupaten agar setiap program dapat berjalan seirama," tegas Bupati dalam sambutannya.
Mendorong Pemekaran Hingga 150 Nagari pada 2027
Di hadapan para pemimpin nagari yang baru dilantik, Bupati membeberkan target ambisius pemerintah kabupaten untuk memperkuat struktur pemerintahan nagari. Saat ini Padang Pariaman memiliki 103 nagari definitif dan 15 nagari persiapan.
Pemerintah Kabupaten menargetkan pemekaran hingga mencapai 150 nagari pada tahun 2027. Langkah ini dinilai penting untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.
Kepala DPMD Sumbar: Keberhasilan Nagari Ditentukan Kualitas Pemimpin
Yozarwardi Usama Putra mengapresiasi pelaksanaan pelantikan serentak yang dinilai lebih efektif dan efisien. Ia mengingatkan bahwa kualitas kepemimpinan menjadi faktor penentu dalam menjalankan roda pemerintahan, pembangunan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat nagari.
"Saudara-saudari adalah pemimpin pilihan masyarakat. Jalankan amanah ini dengan integritas, dedikasi, dan semangat melayani agar nagari semakin maju dan masyarakat semakin sejahtera," pesannya.
Pelantikan serentak ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi antara pemerintah nagari, kecamatan, dan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Sinergi tersebut menjadi kunci untuk mewujudkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat serta nagari yang maju, mandiri, dan sejahtera.