Pencarian

FIP UNP dan Universiti Utara Malaysia Gelar Pelatihan Kurikulum Digital untuk Guru SD di Bukittinggi, Tekankan Akidah Sebelum Teknologi

Kamis, 27 Agustus 2026 • 00:19:02 WIB
FIP UNP dan Universiti Utara Malaysia Gelar Pelatihan Kurikulum Digital untuk Guru SD di Bukittinggi, Tekankan Akidah Sebelum Teknologi
Puluhan guru dan tenaga kependidikan mengikuti pelatihan kurikulum digital yang digelar FIP UNP bersama Universiti Utara Malaysia di SD 01 Banteng Pasar Atas, Bukittinggi, Sabtu (22/8).

BUKITTINGGI — Puluhan guru dan tenaga kependidikan di Kota Bukittinggi mendapat penguatan kapasitas dalam merespons perubahan kurikulum di era digital. Kegiatan yang digagas FIP UNP bersama Universiti Utara Malaysia (UUM) ini berlangsung di SD 01 Banteng Pasar Atas, Sabtu (22/8), dan menjadi ruang dialog antara perguruan tinggi, sekolah, pengawas, hingga komite.

Berbeda dari seminar pada umumnya, kegiatan ini dikemas dalam bentuk diskusi interaktif dan berbagi praktik baik. Fokus utamanya bukan sekadar penguasaan perangkat teknologi, melainkan bagaimana sekolah membangun pembelajaran yang relevan tanpa mengabaikan fondasi keagamaan dan nilai moral peserta didik.

Akidah Menjadi Fondasi Sebelum Anak Mengenal Gawai

Prof. Dr. Mardzela binti Makhsin dari Universiti Utara Malaysia menekankan bahwa akidah harus ditanamkan sejak dini sebagai landasan menghadapi derasnya arus digitalisasi. Menurutnya, anak-anak perlu dibekali ketahanan moral agar mampu memilah informasi dan menggunakan teknologi secara bijak serta bertanggung jawab.

“Penguasaan teknologi perlu berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai agama dan karakter,” ujarnya di hadapan para peserta. Ia menambahkan, tanpa fondasi moral yang kuat, peserta didik rentan terhadap pengaruh negatif di ruang digital.

Menjembatani Kebutuhan Nyata Sekolah dan Perguruan Tinggi

Kegiatan ini juga menjadi ajang identifikasi kebutuhan nyata yang dihadapi guru di lapangan. Pengawas Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi, Sri Yamila Putri, serta Ketua Komite SD 01 Banteng, Idris Sanur, turut hadir memberikan dukungan. Kehadiran mereka memastikan bahwa program yang dirancang akademisi selaras dengan kondisi riil di sekolah.

Para peserta terlihat antusias dan aktif bertanya, terutama saat membahas tantangan mendampingi siswa di tengah gempuran konten digital. Banyak guru mengaku kesulitan menyeimbangkan pemanfaatan teknologi dengan pembentukan karakter di dalam kelas.

Kolaborasi Lintas Negara untuk Pendidikan Berkualitas

Dekan FIP UNP, Prof. Dr. Afdal, beserta jajaran dosen seperti Prof. Dr. Yanti Fitria, Dr. Yeni Erita, dan Dr. Ranti Meizatri, hadir langsung dalam kegiatan ini. Kolaborasi dengan UUM diharapkan tidak berhenti sebagai forum berbagi pengetahuan, melainkan menjadi langkah awal kemitraan berkelanjutan dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif dan berwawasan global.

Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin keempat, yakni memastikan pendidikan berkualitas yang inklusif dan merata melalui penguatan kapasitas pendidik. Bagi sekolah dasar di Bukittinggi, program ini membuka peluang jejaring internasional yang sebelumnya sulit dijangkau.

Follow www.inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: fajarsumbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks