Pencarian

Pemkab Agam Salurkan 1,95 Ton Benih Padi untuk 78 Hektare Lahan Terdampak Bencana, Pupuk Menyusul September

Kamis, 20 Agustus 2026 • 14:45:31 WIB
Pemkab Agam Salurkan 1,95 Ton Benih Padi untuk 78 Hektare Lahan Terdampak Bencana, Pupuk Menyusul September
Petani menerima bantuan 1,95 ton benih padi untuk 78 hektare lahan terdampak bencana di Kabupaten Agam.

LUBUK BASUNG — Bantuan senilai Rp46,8 juta tersebut telah diserahkan secara gratis kepada para petani pada 21 Juli 2026. Kepala Dinas Pertanian (Distan) Agam, Heri Prasetyo Wibowo, menyebut penyaluran ini menyasar kelompok tani yang terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan).

"Bantuan telah kita salurkan secara gratis kepada tujuh kelompok pada 21 Juli 2026," katanya di Lubuk Basung, Kamis.

Rincian Sebaran Benih di Tanjung Raya dan Palembayan

Penyaluran bantuan terbagi di dua kecamatan dengan proporsi lahan yang hampir berimbang. Untuk Kecamatan Tanjung Raya, sebanyak 950 kilogram benih padi disalurkan kepada empat kelompok tani untuk menggarap lahan seluas 38 hektare.

Sementara itu, Kecamatan Palembayan menerima jatah lebih besar, yakni sekitar 1 ton benih untuk tiga kelompok tani. Luas lahan yang akan digarap di wilayah tersebut mencapai 40 hektare.

Dua Jenis Pupuk Diusulkan untuk Percepatan Produksi

Distan Agam tidak hanya berhenti pada bantuan benih. Mereka juga mengusulkan tambahan bantuan berupa 468 karung pupuk untuk tujuh kelompok tani yang sama, dengan rincian 312 karung pupuk MPK dan 156 karung pupuk Urea.

Kebutuhan anggaran untuk pengadaan pupuk tersebut diperkirakan mencapai Rp445 juta. Heri menargetkan penyaluran pupuk dapat direalisasikan sekitar September 2026.

Anggaran Bersumber dari Transfer ke Daerah APBD 2026

Seluruh paket bantuan ini dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Agam 2026, tepatnya melalui skema Transfer ke Daerah (TKD). Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana yang melanda wilayah tersebut pada akhir tahun lalu.

"Dukungan berupa benih dan pupuk tersebut diharapkan dapat membantu petani terdampak bencana dalam memulihkan kegiatan usaha tani secara bertahap," ujar Heri.

Dengan tersalurkannya bantuan ini, pemerintah berharap para petani dapat segera melakukan budidaya ulang. Target utamanya adalah menjaga produksi padi tetap stabil dan memastikan petani yang lahannya sempat terendam atau rusak bisa kembali berproduksi normal.

Follow www.inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks