Pencarian

Ketua DPRD Sumatera Barat Muhidi Ajak Pengelola Masjid di Padang Wujudkan Rumah Ibadah Ramah Anak

Senin, 26 Oktober 2026 • 09:02:01 WIB
Ketua DPRD Sumatera Barat Muhidi Ajak Pengelola Masjid di Padang Wujudkan Rumah Ibadah Ramah Anak
Ketua DPRD Sumatera Barat Muhidi menyampaikan pandangan mengenai perluasan fungsi masjid dalam bimtek Konvensi Hak Anak dan Rumah Ibadah Ramah Anak.

PADANG — Muhidi menilai fungsi masjid perlu diperluas melampaui kegiatan ibadah rutin. Rumah ibadah, katanya, bisa menjadi sarana pendidikan keagamaan, pembentukan kepribadian, dan penanaman nilai positif bagi anak-anak. Pandangan itu ia sampaikan di hadapan peserta Bimtek yang membahas Konvensi Hak Anak dan konsep Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA).

Apa Itu Rumah Ibadah Ramah Anak yang Didorong Muhidi?

Konsep RIRA menempatkan anak sebagai bagian dari kehidupan masjid, bukan pengunjung yang sekadar ikut salat. Muhidi menyebut rumah ibadah harus menciptakan suasana aman dan nyaman bagi anak. Dari situ, anak bisa belajar memahami ajaran agama, menghargai orang lain, serta mengembangkan sikap peduli dan bertanggung jawab dalam keseharian.

Penerapan konsep tersebut dinilai semakin relevan di tengah tantangan mendidik generasi muda yang terus berubah. Muhidi menekankan bahwa pendekatan terhadap anak tidak bisa disamakan dengan pendekatan terhadap orang dewasa.

Kebersihan hingga Keamanan Fasilitas Jadi Perhatian

Sejumlah aspek teknis perlu dibenahi agar masjid benar-benar ramah anak. Muhidi menyebut kebersihan, keamanan, dan kenyamanan fasilitas sebagai hal yang mesti diperhatikan pengelola. Kegiatan keagamaan juga hendaknya dirancang sesuai tahap perkembangan anak, tanpa mengabaikan ketertiban dan kesucian tempat ibadah.

Lingkungan yang mendukung diharapkan menumbuhkan ketertarikan anak terhadap kegiatan ibadah. Dampaknya tidak berhenti di situ: pendidikan karakter berbasis nilai agama ikut menguat.

Peran Pengurus Masjid, Keluarga, dan Masyarakat Harus Sinergi

Keberhasilan program ini tidak bisa bergantung pada pengurus masjid saja. Muhidi menegaskan perlunya keterlibatan keluarga dan masyarakat agar anak memperoleh perlindungan, perhatian, serta pendampingan yang memadai. Sinergi ketiga pihak menjadi kunci di lingkungan keluarga maupun kehidupan sosial dan keagamaan.

Bimtek Konvensi Hak Anak sendiri digelar untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pengelola rumah ibadah. Peserta dibekali pemahaman soal pemenuhan hak anak dan perlindungan yang sesuai kebutuhan mereka.

Harapan untuk Generasi Muda Sumatera Barat

Muhidi berharap penguatan fungsi masjid sebagai ruang ramah anak menunjang tumbuh kembang anak secara menyeluruh. Aspek fisik, mental, spiritual, dan sosial dinilai perlu berjalan seiring. Ia optimistis kerja sama yang konsisten antara pengurus masjid, keluarga, dan masyarakat bisa membentuk generasi Sumatera Barat yang religius, berakhlak mulia, serta peduli terhadap sesama.

Follow www.inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: fajarharapan.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks