PADANG — Kegiatan diawali salat subuh berjamaah, lalu dilanjutkan silaturahmi kamtibmas bersama jamaah dan tokoh masyarakat setempat. Tunggul turut didampingi sejumlah personel piket, antara lain Aiptu Junaedi, Aipda Hijratul Ahmad, dan Bripka Deo Wahyudi.
Lewat forum itu, jajaran Polda Sumbar membuka ruang dialog langsung. Warga bisa menyampaikan masukan, keluhan, hingga persoalan lingkungan yang mereka hadapi sehari-hari.
Judi Online dan Narkoba Jadi Perhatian Utama
Dalam arahannya, Tunggul menyoroti dua ancaman yang dinilai paling meresahkan: judi online dan peredaran gelap narkotika. Keduanya disebut menyasar kelompok usia produktif hingga anak-anak.
Ia meminta orang tua memperketat pengawasan di lingkungan keluarga. Menurutnya, benteng keluarga menjadi garda terdepan mencegah generasi muda terjerumus.
"Ancaman seperti judi online dan penyalahgunaan narkoba sudah sangat mengkhawatirkan. Kita tidak boleh membiarkan hal ini merusak masa depan generasi muda kita," ujar Tunggul.
Ia juga menyinggung pentingnya mengamalkan prinsip Amar Ma'ruf Nahi Munkar dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai itu ditempatkan sebagai landasan bersama menghadapi kejahatan seksual dan kenakalan remaja.
Keamanan Dinilai Bukan Tugas Polisi Semata
Tunggul menegaskan situasi kondusif tidak bisa dijaga aparat sendirian. Peran serta seluruh elemen masyarakat dinilai sama pentingnya.
"Situasi yang aman dan kondusif merupakan pondasi utama bagi kehidupan masyarakat. Menjaga keamanan ini bukan hanya menjadi tugas kepolisian semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat," katanya.
Ia mengaitkan pesan tersebut dengan falsafah Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Falsafah itu disebutnya relevan untuk mewujudkan Sumatera Barat yang aman, damai, dan sejahtera.
Subuh Keliling Jadi Jalur Tetap Polda Sumbar
Program Subuh Keliling dijadwalkan berlanjut ke masjid-masjid lain di wilayah hukum Polda Sumbar. Pola kegiatannya tetap: salat berjamaah, dialog dengan jamaah, lalu penyampaian pesan kamtibmas.
Melalui jalur ini, kepolisian berharap masukan warga bisa ditindaklanjuti lebih cepat. Persoalan keamanan di tingkat kampung dan kelurahan pun diharapkan terpetakan sebelum membesar.