PADANG — Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sumatera Barat resmi menutup gelaran Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir yang berlangsung selama empat hari di GOR Beladiri H. Agus Salim. Agenda rutin ini menjadi ajang pembuktian bagi puluhan atlet dari berbagai daerah di Sumatera Barat untuk memperebutkan gelar terbaik.
Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, menutup langsung pertandingan tersebut pada Senin malam. Kejuaraan ini tidak hanya diikuti oleh perwakilan daerah, tetapi juga melibatkan petinju dari instansi militer seperti Angkatan Laut.
Daftar Pemenang: Syaif Rizky dan Zilvania Raih Gelar Petinju Terbaik
Berdasarkan hasil penilaian tim juri, sejumlah nama berhasil keluar sebagai pemenang kategori khusus. Petinju putra asal Pasaman, Syaif Rizky al Qholik, dinobatkan sebagai petinju terbaik putra berkat performa impresifnya di atas ring.
Pada kategori putri, gelar petinju terbaik jatuh kepada Zilvania yang mewakili Kabupaten Sijunjung. Sementara itu, gelar petinju favorit diberikan kepada Marini Julia Karim, atlet asal Padang Pariaman yang menunjukkan teknik bertanding yang mencuri perhatian penonton.
Ketua Binpres Pertina Sumbar, Robby Chandra, menyatakan bahwa kualitas atlet yang bertanding menunjukkan tren positif. Robby, yang merupakan mantan petinju Pelatnas dan peraih medali emas kelas berat PON XVIII/2012 Riau, mengapresiasi semangat juang para peserta.
“Peserta datang dari delapan kabupaten, termasuk Angkatan Laut, dengan jumlah petinju mencapai 80,” ujar Robby Chandra saat memberikan keterangan terkait teknis pertandingan.
Ambisi Pertina Sumbar Bawa Piala Panglima dan Kejurnas ke Padang
Pembina Pertina Sumbar, Letkol CPM Binson Simbolon, SH, MH, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh penyelenggara dan tamu undangan. Pria yang menjabat sebagai Dandenpom 4/C Padang ini melihat tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga tinju di Kota Padang.
“Penontonnya sangat banyak dan ini mendorong kami untuk terus berbuat demi kemajuan tinju,” kata Binson Simbolon.
Binson menambahkan bahwa kejuaraan ini merupakan langkah awal dari rangkaian agenda yang lebih besar. Pertina Sumbar berencana menggelar pertandingan tingkat provinsi berikutnya dalam enam bulan ke depan sebagai ajang seleksi atlet daerah.
“Berikutnya akan ada pertandingan tingkat provinsi. Kita adakan untuk petinju Sumbar, sekaligus seleksi. Setelah itu, kita bisa mengadakan kejuaraan yang lebih besar. Saya berharap semua kabupaten dan kota tetap setia mempersiapkan atletnya,” tambahnya.
Saat ini, Pertina Sumbar tengah menjajaki peluang untuk menarik agenda nasional ke Ranah Minang. Target utamanya adalah penyelenggaraan Piala Panglima dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Amatir di Kota Padang. Langkah ini diharapkan mendapat dukungan penuh dari Gubernur Sumatera Barat dan DPRD demi kemajuan prestasi olahraga daerah.