Pencarian

Dokumenter Bára Basiková Tayang Perdana di Festival Film Ji.hlava

Jumat, 30 Oktober 2026 • 19:05:01 WIB
Dokumenter Bára Basiková Tayang Perdana di Festival Film Ji.hlava
Film dokumenter "Bára – Diary of a Rockstar" karya sutradara Helena T?eštíková tayang perdana di Festival Film Dokumenter Ji.hlava.

SUMATERA BARAT — Sutradara dokumenter Ceko Helena T?eštíková merilis film "Bára – Diary of a Rockstar" yang mengikuti perjalanan 50 tahun penyanyi rock Bára Basiková, tayang perdana di Festival Film Dokumenter Ji.hlava. Film ini merangkum karier Basiková dari band rock era sebelum Revolusi Velvet hingga panggung musikal, dengan tambahan arsip yang memperpanjang rentang waktu hingga 20 tahun. T?eštíková sendiri menerima penghargaan atas kontribusinya di bidang dokumenter pada festival tersebut.

Bára Basiková dikenal sebagai penyanyi yang sulit dimasukkan ke satu kategori musik. Sebelum Revolusi Velvet, ia bernyanyi di sejumlah band rock Ceko seperti Precedens dan Stromboli, kelompok yang menurut T?eštíková membawa sentimen anti-rezim secara halus dan memberi pengaruh besar.

Setelah 1989, Basiková beralih ke panggung musikal, genre yang sebelumnya tidak diterima pada era komunis dan masih asing bagi penonton Ceko. Penampilannya dalam "Jesus Christ Superstar" disebut T?eštíková sebagai pertunjukan yang memukau.

Awal Mula Proyek Dokumenter

T?eštíková mulai merekam Basiková pada 1996 sebagai bagian dari seri 10 dokumenter time-lapse tentang perempuan dari berbagai profesi. Saat itu, perhatian sang sutradara tertuju pada situasi keluarga Basiková yang tidak lazim di Ceko: suaminya tinggal di rumah mengurus anak, sementara Basiková bekerja intensif dan menopang seluruh keluarga.

Setelah lima tahun, film "Bára B. – Live" rampung dan ditayangkan di televisi. Hubungan keduanya berlanjut secara personal, dan T?eštíková kemudian melanjutkan proyek ini bersama rumah produksi Negativ untuk merekam babak-babak baru kehidupan Basiková.

Pengakuan atas Keterbukaan Sang Penyanyi

Selama puluhan tahun mengenalnya, T?eštíková menilai Basiková konsisten menampilkan satu kualitas: kejujuran.

"Bára selalu sepenuhnya jujur dan autentik. Ia tidak pernah mencoba menampilkan versi dirinya yang berbeda di depan kamera dari yang ia jalani dalam kehidupan sehari-hari," kata T?eštíková.

Menurut sang sutradara, Basiková berbicara terbuka soal suka dan dukanya, termasuk tiga pernikahan dan tiga perceraian yang dilaluinya dalam 30 tahun. T?eštíková menyebut keterbukaan itu sebagai ciri khas Basiková, berbeda dari kebanyakan penyanyi perempuan lain yang merancang citra media mereka dengan hati-hati.

Versi Televisi Tiga Bagian

Materi yang terkumpul sangat besar sehingga tidak semuanya bisa masuk ke film layar lebar. T?eštíková pun memotong versi siaran televisi sebanyak tiga bagian, dengan beberapa adegan kunci dibuat lebih panjang dan aktivitas lain Basiková turut dimasukkan.

Di antaranya kisah Basiková menulis buku yang kemudian diadaptasi menjadi pertunjukan panggung, serta dukungan aktifnya terhadap Presiden Ceko Petr Pavel pada pemilihan presiden.

Bukan Sekadar Film Rock

T?eštíková menegaskan ia tidak tertarik membuat rockumenter. Ia ingin bercerita tentang seorang perempuan dan ibu yang kebetulan berprofesi sebagai bintang rock.

Pendekatan time-lapse yang ia tekuni lebih dari 40 tahun menjadi metode utama karyanya. Peristiwa besar sering terjadi di luar layar, sementara momen personal yang terekam kamera justru berbicara lebih banyak.

"Ini menjembatani celah antara pembuatan film dokumenter dan cerita yang ditulis kehidupan itu sendiri, itulah yang saya rasa begitu memikat dan menginspirasi," ujar T?eštíková.

Bagi penonton Indonesia, film ini menawarkan sudut pandang lain soal dokumenter musik: bukan konser dan sorotan panggung, melainkan rekaman panjang kehidupan seorang artis yang bertahan melewati perubahan rezim dan gejolak personalnya sendiri.

Follow www.inisumbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: variety.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks